Wisatawan China Ditolak, Batal Pelesiran ke Istano Basa Pagaruyung

KBRN, Padang: 155 wisatawan dari Kunming, China, tiba pada Minggu pagi 26 Januari di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dengan agenda berpelesir selama 5 hari menjelajah sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Namun perjalanan wisatawan negeri tirai bambu itu tidak seperti yang diinginkan. Sebab, baru sehari berwisata, Di Kota Bukittinggi mereka mendapat penolakan dari sekelompok warga, tak diperkenankan keluar dari hotel yang diinapi. Pasalnya warga khawatir mereka terjangkiti virus corona yang berasal dari China bisa menyebar ke masyarakat. Dengan kondisi itu, jadwal pelesiran ke sejumlah titik lainnya terpaksa batal, misalnya jadwal melihat Istano Basa Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar.

“Jadwalnya jam 10.00 WIB mereka ke Istano Basa Pagaruyung. Kemudian dilanjutkan makan siang di Indo Jalito, lalu sore harinya menyaksikan tradisi Pacu Jawi. Namun agenda itu batal, karena ada keresahan masyarakat. Hal itu pun sudah dikomunikasikan dengan Pak Bupati Tanah Datar,” ucap Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanah Datar, Abdul Hakim, pada RRI , Senin (27/1/2020).

Baca juga : Wisatawan China Dipindai Panas Tubuhnya Sebelum Menjelajahi Minangkabau

Sebelumnya, 155 wisatawan China tiba di BIM pada Minggu 26 Januari disambut Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, serta pertunjukan Tari Pasambahan. Sebelum berwisata, para pelancong itu telah melalui pemeriksaan panas tubuh, dan dinyatakan sehat. Kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pantai Gandoriah dan Sekolah Tinggi Ilmu Beruk di Pariaman. Lalu melihat Air Terjun Lembah Anai, dan Lobang Japang di Bukittinggi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00