Menko Luhut Ajak Masyarakat Merawat Laut Raja Ampat

Menteri Kordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang berkunjung ke Papua Barat, Jumat (12/8/2022). Foto: Kemenkomarves

KBRN, Jakarta: Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan berkunjung ke destinasi pariwisata geopark Kepulauan Piaynemo, Desa Wisata Arborek, dan Pulau Sauwandarek, Jumat (12/8/2022). Kunjungan itu dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah di Provinsi Papua Barat,

"Laut adalah masa depan Raja Ampat sekaligus Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Dengan merawat dan mengelola laut, kita hidup," ujar Menko Luhut, Jumat (12/8/2022). 

Raja Ampat lokasi yang terkenal di seluruh dunia. Piaynemo termasuk geosite geopark Raja Ampat yang dikelola masyarakat lokal dan pembangunan fasilitasnya dilakukan oleh KemenPUPR. 

Meskipun begitu, Piaynemo telah memenangkan berbagai penghargaan. Salah satunya, juara 1 pengelolaan kawasan dalam Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) di tahun 2018. Selain itu, Piaynemo juga menjadi pemandangan alam yang diabadikan pada uang Rp100.000.

Selama mengamati fasilitas yang tersedia, Menko Luhut menekankan tentang pentingnya menjaga kebersihan di sana. "Di sini, alamnya sudah sangat bagus, tapi nggak akan berarti kalau kotor," tuturnya. 

Ia pun mendorong agar di Piaynemo dapat disediakan obyek wisata menyelam, mengingat lokasinya populer, airnya jernih, dan ada banyak ikan. Para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga harus menjaga kualitas produknya, agar wisatawan yang datang puas.

Setelah mengunjungi Piaynemo, Menko Luhut menyempatkan untuk singgah di Desa Wisata Arborek. Sama halnya dengan Piaynemo, Arborek juga sering memenangkan lomba desa wisata di Indonesia karena mempraktikkan kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam.

Bukan hanya bawah lautnya yang indah, di sana juga terdapat pusat UMKM yang memproduksi kerajinan-kerajinan tangan.

Pengawasan kawasan dinilai akan lebih efektif jika dikelola oleh masyarakat lokal karena mereka paham wilayah.  "Kalau bisa disediakan alat selam buat pengunjung yang datang. Jadi mereka bukan hanya singgah sebentar di sini untuk menikmati Pulau Arborek," tutur Menko Luhut.

Sebagai Desa Wisata yang memiliki lebih dari 200 penduduk, Menko Luhut ingin para guru dan murid di sana terdidik. Ia mengajak dua guru dan satu murid terbaik untuk diberangkatkan ke Jakarta dan menambah ilmu.

Lebih lanjut Menko Luhut beserta jajaran mengakhiri kunjungan ke salah satu destinasi snorkeling dan diving terbaik di Raja Ampat, yaitu Pulau Sauwandarek. Di titik tersebut terdapat terumbu karang, ikan-ikan, dan penginapan.

Pada malam sebelumnya, Menko Luhut menerima paparan progres pembangunan infrastruktur dari Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati.  Selain menjelaskan tentang rencana pengembangan destinasi geopark kepulauan, ia menyampaikan bahwa Raja Ampat juga akan melakukan beberapa pembangunan infrastruktur lainnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar