Strategi Aceh Utara Membuat Wisatawan Nyaman

Wisatawan menikmati suasana wisata pantai Bantayan di Kecamatan Seunudon, Kabupaten Aceh Utara. ANTARA/HO/Dok Disporapar Kabupaten Aceh Utara

KBRN, Jakarta: Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memiliki strategi tersendiri agar wisatawan yang datang merasa nyaman. 

"Siapapun yang datang dapat mempersonifikasikan dirinya dengan daerah itu, wah saya bisa seperti ini, jika ke Aceh Utara, murni melihat sebagai identitas budaya," ucap Tenaga Ahli Bupati Aceh Utara Bidang Sosial Budaya, Teuku Hidayatudin saat berbincang di Studio Pro 3 RRI, Minggu (12/6/2022). 

Ia menyebut, ada orang Eropa dan Amerika yang berwisata ke Aceh Utara, mereka mengikuti masyarakat setempat dan membeli jilbab. 

"Langsung selfie mereka, kan artinya tidak antipati dengan tata cara Islam, tinggal bagaimana diorganize dengan baik," katanya. 

Target wisatawan yang diinginkan awalnya dari tahap lokal dan berharap mendunia. 

"Bukan hanya ada sebuah market pariwisata, bagaimana orang bisa terintegrasi bagaimana itu penghormatan, bukan lagi retorika tapi ada aplikasinya pariwisata," ujarnya. 

Menurutnya, ada 26 desa wisata di Aceh Utara yang dikelola dengan melibatkan tokoh masyarakat setempat. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar