Dampak Kasus Covid-19 Sedikit, Industri Pariwisata Pulih

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat memberikan keterangan pers di Media Center Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR), Kamis (26/5/2022). (Foto: Media Center GPDRR)

KBRN, Badung: Indonesia memasuki fase baru masa pasca-pandemi, menyusul 3 pekan setelah Lebaran, Indonesia tidak mengalami kenaikan jumlah kasus Covid-19, yang berdampak pada pulihnya industri kreatif dan pariwisata tanah air, menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf). 

Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan, dengan kondisi yang semakin kondusif ini, kebangkitan sektor pariwisata Indonesia sudah di depan mata. 

"Seperti pandemi ini, ternyata parekraf kehilangan 1 juta lapangan kerja. Tapi tahun ini, dengan kebangkitan secara tertata dalam bingkai protokol kesehatan, kita ternyata bisa menambah 1,1 juta lapangan kerja baru," ungkap Sandiaga Uno kepada media saat konferensi pers di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, Kamis (26/5/2022)

"Travel and tourism index Indonesia naik delapan peringkat di report yang terakhir, dari posisi 40 ke posisi 32. Ini menunjukkan bahwa strategi kita menangani kepulihan sektor mendapatkan apresiasi dunia. Kita melampaui Thailand dan juga negara-negara tetangga lainnya," katanya.

"Kami memastikan kebangkitan ini akan dilakukan secara bertahap, bertingkat, dan berkelanjutan. Dan kami sesuaikan, sesuai dengan protokol kesehatan yang kita terapkan secara ketat dan disiplin," jelas Sandiaga. 

Ia mengatakan aplikasi PeduliLindungi, vaksinasi, serta vaksin penguat (booster) pada destinasi-destinasi wisata akan terus ditingkatkan.

Sandiaga Uno juga mengatakan keberhasilan Indonesia dalam menekan angka rata-rata kasus positif hingga 0,34% tidak terlepas dari pemilihan implementasi strategi yang lebih baik. Dunia internasional melihat Indonesia sebagai salah satu contoh praktik yang baik dalam pengelolaan pandemi dan pemulihan setelah pandemi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar