Masyarakat Internasional Percaya Wisata Indonesia Aman

Ketua Indonesia Tourism Forum (ITF) Sapta Nirwandar saat memberikan sambutan dalam peluncuran Annual Meeting Global Tourism Forum (GTF) 2022 di Jakarta, Rabu (25/5/2022). Foto: Kemenparekraf

KBRN, Jakarta: Ketua Indonesia Tourism Forum (ITF) Sapta Nirwandar menyatakan, kepercayaan masyarakat internasional terhadap Indonesia sebagai destinasi wisata yang aman masih kuat, mengingat Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Annual Meeting Global Tourism Forum (GTF) 2022.

“Pertemuan tahunan GTF akan menjadi tonggak baru kebangkitan industri pariwisata Indonesia. Kami berharap dengan berkumpulnya para pemain terbaik dan orang-orang paling strategis di industri pariwisata akan memicu kebangkitan pariwisata global, khususnya Indonesia,” ungkapnya dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (26/5/2022).

Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan akbar pertemuan tahunan GTF 2022 yang diselenggarakan di Bali pada bulan November 2022.

Kegiatan ini akan menghadirkan 500 delegasi yang terdiri dari sejumlah eksekutif industri pariwisata, investor, dan pejabat tinggi dari berbagai negara.

Pertemuan tahunan GTF 2022 akan memainkan peranan penting untuk menarik investasi dalam negeri.

“Event GTF menjadi sangat penting terutama saat awal pemulihan industri pariwisata kita pasca pandemi COVID-19. Ini kesempatan kita memberi layanan terbaik untuk dunia,” ucap Sapta.

Lebih lanjut, ia berterima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia atas dukungan yang telah diberikan kepada ITF dan World Tourism Forum Institute selaku penyelenggara kegiatan tersebut.

"Saya ingin mengapresiasi tindakan cepat pemerintah dalam menerapkan protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability) dalam industri pariwisata sebagai peraturan selama pandemi. Hal ini tidak hanya mencegah penularan virus, tetapi juga di beberapa titik meningkatkan standar kebersihan industri pariwisata yang sangat penting untuk menarik pengunjung," ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar