Libur Lebaran Berdampak Positif pada Sektor Parekraf  

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam

KBRN, Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf)/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, libur Lebaran Idulfitri 1443 Hijriah/2022 memberikan dampak positif terhadap sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf).

Menurutnya, hal tersebut dibuktikan dengan tingginya jumlah wisatawan yang datang ke destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif di berbagai daerah. 

"Destinasi-destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif di berbagai daerah semua penuh. Dan kami mendapatkan laporan maupun beberapa pantauan yang kami lakukan langsung, bahwa jumlah wisatawan sangat besar dan ini sesuai dengan target kita," kata Sandiaga dalam keterangan pers yang diterima, Selasa (10/5/2022).

Sandiaga mengungkapkan, destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi yakni Bali. Selain itu, wisata di sekitar jalur mudik juga banyak dipadati wisatawan lokal. 

Ia menambahkan, perputaran uang di beberapa destinasi dan sentra ekonomi kreatif di Bali dalam periode libur lebaran 2022, dilaporkan bisa mencapai Rp250 miliar. Pemerintah sendiri memproyeksi perputaran uang di libur lebaran sebesar Rp72 triliun secara nasional. 

"Dampak ekonomi yang detail akan segera dihitung. Tapi dari kunjungan langsung pantauan kami seperti di Taman Impian Jaya Ancol, Taman Margasatwa Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah, ini semua mengalami peningkatan kunjungan dari wisatawan lokal atau wisatawan domestik," katanya.

Selain itu, peningkatan ini juga diikuti dengan tingkat penerapan protokol kesehatan yang baik. Mulai dari pengelola destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif juga wisatawan.

"Kepatuhan Protokol Kesehatan sepanjang 2 hingga 8 Mei 2022  memakai masker di lokasi kerumunan untuk tempat wisata mencapai 84.06 persen, sementara untuk kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan di tempat wisata mencapai 83.45 persen. Nah ini tentunya perlu terus kita tingkatkan kepatuhan kita," jelasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar