Desa Wisata Menjadi Pilihan Tempat Healing

KBRN, Samarinda: Pemerintah sedang menggalakkan dan mempromosikan berbagai desa wisata di Indonesia sebagai destinasi liburan.

Desa wisata dianggap potensial dalam memperluas lapangan pekerjaan dan membangkitkan perekonomian Indonesia

Dilansir dari antaranews.com, beberapa daftar desa wisata yang menarik untuk dikunjungi di Tanah Air dan dapat menjadi inspirasi tempat berlibur tahun 2022.

Desa wisata Tetebatu, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat

Desa wisata ini berada di kawasan lembah gunung Rinjani. Suasananya sejuk dan menyenangkan, bahkan tempat ini dijuluki Ubud versi pulau Lombok. Pengunjung bisa jalan-jalan santai di sekitar kaki gunung Rinjani. Pengunjung dapat menikmati pemandangan Gunung Sangkareang dan Gunung Rinjani dari desa tersebut.

Di sana, terdapat pula air terjun Sarang Walet atau Bat Cave yang bisa ditempuk dengan cara berjalan kaki selama 15 menit. Di sana juga terdapat air terjun Kokok Duren

Kemudian, wisatawan juga bisa mengunjungi Hutan Monyet dengan melihat monyet hitam endemik asli Tetebatu. Wisata eco farm juga ditawarkan di desa wisata ini, termasuk melihat proses pembuatan kopi dan minyak kelapa.

Desa wisata Wae Rebo, Manggarai, Nusa Tenggara Timur

Desa wisata ini memiliki potensi yang unik. Berada di atas ketinggian 1.000 mdpl, Desa Wisata Wae Rebo sering disebut surga di atas awan. Selain itu, desa ini juga memiliki 7 rumah adat yang menjadi ikon dari Wae Rebo, yakni Mbaru Niang, yang berbentuk kerucut.

Adat dan kebudayaan mereka telah membaur dengan kebiasaan penduduk Pulau Flores. Namun arsitektur bangunannya masih memiliki unsur Minang.

Pengaruh Minang bisa dijumpai pada arsitektur Niang Dangka, atap Mbaru Niang ini.Hamparan rumput hijau yang dikelilingi pegunungan lengkap dengan kabut juga menjadi pesona desa.

Sehingga memberikan kesan magis, namun damai, tenang, dan sejahtera. Berkat eksotisme alam dan budaya Desa Wae Rebo, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) memberikan pengakuan kepada desa tersebut sebagai warisan budaya dunia pada Agustus 2012 yang lalu.

Desa wisata Bonjeruk, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat

Di desa wisata ini, pengunjung bisa melihat berbagai bangunan tua dengan arsitektur Eropa yang kontras dengan suasana pedesaan.

Desa wisata ini punya alam subur dan menawarkan pengalaman agrowisata beragam, pengunjung dapat mencicipi buah yang dipetik langsung dari kebun.

Permainan tradisional yang menimbulkan nostalgia juga hadir di sini, seperti gasing dan enggrang. Jangan lupa dengarkan Membaca Lontar, tradisi membacakan kisah hikayat menggunakan bahasa Sasak.

Desa wisata Nglanggeran, Gunung Kidul, Yogyakarta

Desa wisata ini dinobatkan Organisasi Pariwisata Dunia atau United Nation World Tourism Organization (UNWTO) sebagai salah satu Desa Wisata Terbaik Dunia 2021.

Bisa ditempuh sekitar satu jam perjalanan dengan mobil dari Yogyakarta, pengunjung bisa melihat keindahan alam dan keunikan Gunung Api Purba yang menjadi daya tarik.

Terdapat puluhan homestay untuk menginap, memberi pengalaman seru merasakan suasana pedesaan dan tinggal bersama penduduk setempat. Pengunjung dapat belajar aneka hal, mulai dari flora dan fauna, mengolah coklat yang jadi oleh-oleh khas, membatik hingga unggah-ungguh.

Desa wisata Lembang Nonongan, Toraja Utara, Sulawesi Selatan

Desa wisata Lembang Nonongan menawarkan beberapa atraksi kehidupan masyarakat untuk dinikmati wisatawan, seperti To Mangrengnge ‘Pare yang merupakan kegiatan masyarakat memanen padi, To Ma’lambuk sebagai kegiatan tumbuk padi, To Mangrengnge’ Utan, kegiatan masyarakat memanen hasil hutan, serta To Mewai sebagai bentuk kegiatan masyarakat mengambil air di sungai.

Desa wisata ini juga memiliki ragam kuliner seperti kue Depatori yang berasal dari tepung beras lalu dicampur dengan gula merah, Pa’piong berupa olahan makanan seperti ayam, ikan, maupun daging yang dimasak menggunakan bambu.

Pengunjung juga bisa melihat ragam kain tenun, hiasan manik-manik hingga Tongkonan Nonongan yang merupakan rumah adat tertua serta memiliki nilai historis tinggi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar