Liburan, Kunjungan Wisdom ke Penglipuran Meningkat

Desa Wisata Penglipuran (Istimewa)

KBRN, Denpasar: Libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022 menjadi berkah bagi Desa Wisata Penglipuran.

Pasalnya, selama musim liburan akhir tahun kunjungan wisatawan ke Desa yang dinobatkan menjadi desa terbersih ketiga di dunia itu menerima limpahan kunjungan wisatawan domestik, pasca dua tahun dilanda pandemi Covid-19.

Pengelola Desa Wisata Penglipuran I Nengah Moneng mengatakan selama libur natal dan tahun baru kunjungan wisatawan mencapai 3.400 orang per hari. Angka tersebut meningkat 3 kali lipat dari hari biasanya hanya 800 orang per hari.

“Kalau kita prediksi tahun 2022 ini  kita optimis bisa menggeliat, angka kunjungan kami harapkan bisa  bertahan minimal diangka 800 hingga 1000  orang per hari yang berkunjung ke Penglipuran, " jelas Moneng kepada RRI, Minggu (2/1/2022). 

Optimisme itu disampaikan, melihat saat ini sudah ada agen-agen wisata yang merencanankan kunjungan ke Penglipuran.

Meski demikian, pihaknya tidak mau kecolongan dengan adanya  kluster baru penularan Covid-19. Terlebih saat ini varian  omicron sudah terdeteksi di Indonesia.

“Mengantisipasi hal itu, kami akan mengintensifkan pengawasan terhadap protokol kesehatan, ini komitmen kami sebagai pengelola objek. Masyarakat juga kami imbau tetap waspada  terhadap wisatawan yang datang dengan tidak abai prokes," terang Moneng.

Ditanya terkait sarana dan prasarana prokes, Moneng mengakui di Desa Pelipuran sudah sangat memadai, baik itu tempat cuci tangan, pengecekan suhu, dan lainnya. Sehingga wisatawan  yang berkunjung ke Penglipuran dalam konsisi sehat. 

Tahun 2022 ini, wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Penglipuran dikenakan retribusi sebesar Rp25 ribu untuk domestik dewasa, domestik anak-anak Rp15 ribu dan mancanegara Rp50, sementara untuk dewasa dan  anak-anak lokal sebesar Rp30 ribu rupiah per orang.

“Sampai saat ini  kami belum menerima kunjungan wisman, semoga tahun 2022 ini  ada kunjungan wisman dan memenuhi target kunjungan”, pungkas Moneng.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar