FOKUS: #PPKM

Pameran Foto Disabilitas Ramaikan 'Pasar Jakpreneur'

Kawasan Wisata Kota Tua juga tidak luput dari kunjungan warga, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Sabtu (27/11/2021). Antusiasme warga untuk beraktivitas di luar rumah juga tampak di “Pasar Jakpreneur”, yang berlangsung di Taman Fatahillah, Kota Tua. (Retno Mandasari/RRI)

KBRN, Jakarta: Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 di Jakarta, diikuti dengan mulai ramainya kunjungan masyarakat terutama ke tempat-tempat wisata.

Kawasan Wisata Kota Tua juga tidak luput dari kunjungan warga, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Antusiasme warga untuk beraktivitas di luar rumah juga tampak di “Pasar Jakpreneur”, yang berlangsung di Taman Fatahillah, Kota Tua.

Tidak hanya untuk melihat berbagai produk yang ditawarkan oleh 45 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), para pengunjung juga antusias melihat foto-foto yang dipamerkan.

Pameran foto menampilkan sejumlah figur yang dianggap menginspirasi, termasuk dua penyandang disabilitas bernama Atin dan Akas.

Eti, warga Bogor mengatakan, tersentuh dengan semangat para penyandang disabilitas yang digambarkan dari kedua karya foto.

“Fotonya bagus sih, maksudnya menginspirasi juga kalau ada disabilitas dan agak tersentuh juga. Hebat juga mereka bisa di titik ini,” ujar Eti ketika ditemui RRI.co.id di kawasan Kota Tua, Jakarta, Sabtu (27/11/2021).

Suasana salah satu sudut Taman Fatahillah, Kawasan Wisata Kota Tua, Jakarta. (Retno Mandasari/RRI)

Azizah Harsanto, Jakarta Experience Board, selaku penyelenggara mengungkapkan, foto-foto yang dipamerkan termasuk dua figur penyandang disabilitas merupakan karya komunitas fotografi Jakarta “Kelas Pagi”.

“Pameran foto yg ada di festival ini ada tiga panel, tapi foto penyandang disabilitas ada dua. Yang dipamerkan sekarang ini pernah juga dipamerkan di terowongan Kendal dekat stasiun Sudirman dan di M Bloc Space,” kata Azizah Harsanto.

Pameran foto juga diharapkan memberikan inspirasi kepada para pengunjung termasuk para pelaku UMKM secara luas.

“Karena, teman-teman difabel ini sangat mengagumkan, dan semangat menjalani dan ini apresiasi. Ini juga sebagai bukti kepada UMKM, bahwa siapapun bisa tidak ada bedanya,” terang Azizah.

Dijelaskan Azizah, kedua figur penyandang disabilitas pada pameran fotografi, merupakan mitra Jakpreneur yang bekerja di kios binaan.

“Mereka menempati kios yang merupakan hibah Baznas dan dibina Pemprov DKI melalui Jakpreneur,” imbuhnya.

Sementara, untuk masuk ke “Pasar Jakpreneur”, para pengunjung bisa mengakses pendaftaran secara daring melalui QR Code, yang terpasang di depan pintu masuk tanpa dikenakan biaya.

“Pasar Jakpreneur” akan berakhir pada Minggu (28/11/2021) malam, pukul 19.00 WIB. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar