Pulau Seribu Akan Dibangun Wisata Religi

Foto: Dok Kemenparekraf

KBRN, Jakarta: Kawasan Pulau Panjang, Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu utara, Kabupaten Kepulauan Seribu akan dibangun menjadi tempat wisata religi. 

Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mengatakan niatan pembangunan Pulau Panjang sebagai tempat wisata religi dikarenakan di Pulau Panjang terdapat makam keramat Sultan Maulana Abdulah yang bisa dikembangkan jadi tempat wisata religi. 

"Jadi warga dan wisatawan bisa berlibur sambil berziarah ke makam tersebut," ungkap Junaedi, saat dikonfirmasi Rabu (20/10/2021). 

Menurutnya, adanya pengembangan Pulau Panjang yang juga pernah menjadi bandara tersebut tentunya berpotensi meningkatkan perekenomian bagi masyarakat Pulau Panjang. 

"Pengembangan Pulau Panjang jadi tempat wisata religi bisa tingkatkan perekonomian warga pulau," tuturnya.

Maka dari itu, katanya, untuk merealisasikan rencana pengembangan dari pulau yang sekarang memiliki bangunan landasan pacu berukuran 900 x 23 meter itu akan diawali dengan kerja bakti. Hal itu dilakukan sebelum nantinya dibangun sarana maupun prasarana pendukung untuk wisata religi di Pulau Panjang tersebut. 

“Dalam waktu dekat kita akan lakukan kerja bakti bersama aparatur kelurahan setempat maupun PPSU,” ucap Junaedi.

Sementara itu, sebanyak lima pulau berpenduduk di Kepulauan Seribu juga akan dipasangi QR Code PeduliLindungi untuk menindaklanjuti rencana uji coba pembukaan pariwisata dalam waktu dekat. 

Pemasangan QR Code PeduliLindungi dilakukan petugas Unit Penyelenggara Pelabuhan Daerah (UPPD) II Dinas Perhubungan DKI Jakarta di lima pulau berpenduduk tersebut. 

Kepala UPPD II Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sutanto mengatakan kelima pulau berpenduduk tersebut adalah Pulau Pramuka, Pulau Kelapa, Pulau Panggang, Pulau Harapan, Pulau Sebira.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00