Komitmen Penindakan Protokol Kesehatan Wisman di Bali

KBRN, Jakarta: Seiring dibukanya Bali bagi wisatawan mancanegara (wisman), pemerintah Indonesia menyatakan, berkomitmen akan terus mengawasi penerapan protokol kesehatan (prokes) di Bali dengan ketat. 

Sebab, saat ini pemerintah memastikan upaya pemulihan ekonomi berjalan beriringan dengan perlindungan kesehatan masyarakat sebagai prioritas utama. 

"Pemerintah akan terus melakukan pengawasan serta evaluasi secara berkala terkait pembukaan wisatawan asing di Bali. Kita semua ingin memastikan, bahwa setelah dibuka, Bali tetap aman dan sehat,” tutur Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Sabtu (16/10/2021). 

Dia juga mengatakan, dengan perbaikan kondisi level PPKM dan risiko di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Bali, pemerintah bisa melakukan relaksasi secara perlahan.

"Salah satu bentuk relaksasi tersebut adalah  mulai pembukaan pariwisata Bali bagi turis asing secara bertahap," kata Johnny.

Kesiapan pembukaan Bali untuk wisatawan mancanegara, lanjut dia, didorong oleh capaian vaksinasi COVID-19 yang baik di wilayah tersebut.

"Capaian vaksinasi di Bali telah mencapai 99 persen untuk dosis pertama dan sekitar 90 persen untuk dosis kedua," ujar dia.

Menurut dia, dalam pelaksanaannya, pemerintah akan menindak tegas wisatawan mancanegara yang tidak memakai masker.

"Pemerintah menegaskan telah menyiapkan sanksi tegas bagi wisatawan yang melanggar aturan, termasuk melakukan deportasi jika diperlukan," kata Johnny.

"Pemerintah terus melakukan evaluasi atas implementasi kebijakan ini, jangan sampai pembukaan perjalanan internasional malah menimbulkan lonjakan kasus dan masuknya varian baru yang bisa merugikan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat dalam memanfaatkan kondisi yang baik di Bali," tegas Menkominfo. 

Upaya tracing yang diikuti dengan testing juga terus digenjot agar bisa mengidentifikasi kasus secara cepat.

Sebab, kata dia, fasilitas kesehatan dan isolasi terpusat juga disiapkan untuk merawat dan mengisolasi pasien COVID-19 hingga sembuh. 

"Vaksinasi COVID-19 juga terus dikejar, baik bagi Bali maupun wilayah-wilayah lain, untuk menjamin imunitas masyarakat terjaga," pungkasnya. (DNS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00