WNA Masih Dilarang, Begini Syarat Perjalanan Internasional

ANTARA FOTO/Fauzan

KBRN, Jakarta: Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang larangan Warga Negara Asing masuk ke Indonesia hingga 14 hari.

"Pembatasan yang WNA ke Indonesia juga dilakukan perpanjangan pelarangan, tanggal 26 Januari sampai dengan 8 Februari 2021," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Kamis (21/1/2021).

Bagaimana aturan perjalanan internasional saat pandemi covid-19?

WNA yang masuk ke Indonesia, baik transit ataupun langsung untuk sementara dilarang masuk ke Indonesia. Namun, pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas.

Berikut orang-orang yang diperbolehkan masuk ke Indonesia:

1. Pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas 

2. Pemegang kartu izin tinggal terbatas (KITAS) dan kartu izin tinggal tetap (KITAP) 

3. WNA dengan pertimbangan dan izin khusus secara tertulis dari kementerian atau lembaga

Bagi para WNA/pelaku perjalanan dari luar negeri bisa masuk ke Indonesia dengan mengikuti ketentuan sebagai berikut:

Pertama, pelaku perjalanan internasional yang berstatus WNI maupun WNA dari luar negeri yang memasuki Indonesia, baik langsung maupun transit, wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR di negara asal yang sampelnya diambul kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan. Kemudian, ketika datang juga harus dilakukan tes ulang RT-PCR bagi pelaku perjalanan.

Kedua, setelah dilakukan tes ulang, diwajibkan menjalani karantina selama 5 hari. Bagi WNI dari luar negeri, dapat menjalankan karantina di tempat akomodasi khusus yang disediakan Pemerintah.

Sementara untuk, WNA harus menjalankan isolasi dengan biaya mandiri di tempat akomodasi karantina (hotel/penginapan) yang telah mendapatkan sertifikasi penyelenggaraan akomodasi karantina dari Kementerian Kesehatan.

Kepala perwakilan asing dan keluarga yang bertugas di Indonesia dapat melakukan karantina mandiri di kediaman masing-masing. Diplomat asing lainnya dapat melakukan karantina selama 5 hari di tempat yang disediakan pemerintah.

Ketiga, WNA dan WNI yang telah melakukan karantina selama 5 hari terhitung sejak tanggal kedatangan, wajib melakukan pemeriksaan ulang RT-PCR kembali. Apabila menunjukkan hasil positif, maka dilakukan perawatan di rumah sakit bagi WNI dengan biaya ditanggung pemerintah dan bagi WNA dengan biaya mandiri.

Jika hasil negati, maka WNI dan WNA diperkenankan untuk melanjutkan perjalanan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00