Tips Menyelamatkan Diri Saat Kebakaran di Kantor

Ilustrasi kebakaran (Foto: CNN)

KBRN, Jakarta: Beberapa waktu lalu kebakaran telah terjadi di Kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia tepatnya pada Sabtu (22/8/2020) malam hari. Selain Kejaksaan, ternyata kebakaran terjadi lagi di zona perkantoran.

Kebakaran yang terjadi di Gedung Kementerian Sosial (Kemensos) pada Senin (21/9/2020) dini hari membuat kerugian sampai Rp50 juta. Kebakaran terjadi tepatnya di Jalan Salemba Raya, Nomor 28, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen.    

Pada gedung Kejaksaan, sumber kebakaran disebutkan berasal dari Lantai VI Ruang Biro Kepegawaian Kejagung RI, di Gedung Utama. Sementara Gedung Kemensos menghanguskan satu studio di lantai 1, beruntungnya tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

Bagi anda yang bekerja di kantoran pasti khawatir ketika mendengar peristiwa ini dan berfikir apa yang harus dilakukan jika kebakaran melanda kantor anda?

Berikut tips yang harus anda perhatikan ketika kebarakan terjadi di gedung perkantoran anda:

1. Tenangkan diri

Tanda-tanda adanya kebakaran terjadi ketika asap mulai mengepul, sirine tanda kebakaran menyala. Jika anda dalam posisi melihat asap, sedikit pun anda melihat asap tetap panggil pihak yang berwenang baik security kantor, petugas pemadam kebakaran atau polisi.

Anda harus tetap tenang dan jangan panik, karena kepanikan akan membuat fikiran anda semakin kacau dan menganggu proses evakuasi yang terjadi. Jika anda sudah tenang maka anda akan mengetahui langkah apa yang ingin anda ambil.

2. Dengarkan instruksi

Gedung perkantoran yang canggih biasanya terdapat instruksi rekaman yang menggaung di dalam gedung. Dengan instruksi dengan baik dan kemudian ikuti petunjuk atau arahan yang diberikan.

Jika instruksi tidak berbunyi dari speaker dan hanya terdengar dari yang memandu, maka ikuti dan tetap tenang. Namun, jika tidak ada instruksi dari siapapun, alangkah baiknya anda dapat bertindak sebagai pemandu dan menolong yang lainnya.

Mulailah dengan mengatur barisan dengan rapi dan jangan berebut ketika menuju tempat evakuasi. Utamakan Ibu hamil, anak-anak, penyandang disabilitas serta orang tua yang sudah berumur dan wanita.

3. Lindungi saluran pernapasan

Dalam posisi api terparah, anda wajib segera mungkin melindungi saluran pernafasan Anda. Lindungi hidung dan mulut Anda dengan menggunakan tisu kering ataupun tisu basah. Bisa juga gunakan sapu tangan atau baju atasan yang dipakai.

Namun, jika asap bergerak ke atas, maka Anda bisa bungkukkan badan atau merangkak. Jika terjebak dalam kondisi yang ramai, lebih baik tetap berada di tempat dan bungkukkan badan. Tetap pula tutup hidung dan mulut serta bernafaslah dengan perlahan.

4. Jangan lupa merangkak 

Jika asap melingkupi Anda saat kebakaran segeralah merangkak. Berjalan merangkak dapat menghindari asap dan Anda tetap bisa menghirup oksigen yang berada di bawah asap. Cari letak tangga darurat dan segeralah merangkak ke bawah menggunakan tangga.

5. Gunakan tangga darurat!

Anda harus ingat bahwa ketika terjadi peristiwa besar seperti ini, janganlah menggunakan lift! Penggunaan lift dapat lebih membahayakan keselamatan Anda, apalagi saat kebakaran seperti ini.

Tangga darurat merupakan standar wajib yang harus dimiliki oleh gedung perkantoran, dimana pintu tangga darurat berlapis material khusus tahan api. Melajulah perlahan dengan tenang dan tidak berebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00