FOKUS: #RAMADAN

Idepreneurs Perkenalkan Program Konten Digital Pesantren

Para pengurus Idepreneurs saat mengenalkan Program Kodipest dan berbuka puasa bersama di Pondok Pesantren Az-Ziyadah di Jakarta Timur, Selasa (26/4/2022). (Foto: Dok. Pribadi)

KBRN, Jakarta: Idepreneurs, sebuah organisasi yang terdiri dari pengusaha-pengusaha muda yang ingin membantu kerja pemerintah dalam menggenjot pertumbuhan wirausaha baru mengenalkan salah satu program andalannya yakni KodiPest (Konten Digital Pesantren).

Sekretaris Jenderal Idepreneurs Ahmad Rifki mengungkapkan, bahwa Idepreneurs punya visi meningkatkan level perekonomian Indonesia agar sejajar dengan negara-negara maju yang pertumbuhan ekonominya dimotori oleh para wiraswasta, terutama melalui jalur pesantren.

“Indonesia punya peluang besar menjadi negara maju. Apalagi saat ini juga Indonesia tengah mengalami bonus populasi usia produktif sebanyak lebih dari 60 persen dari total penduduk. Generasi produktif inilah yang dapat digenjot untuk menggerakkan roda ekonomi Indonesia. Karena itu Idepreneurs, di bawah bimbingan KH Maman Imanulhaq, bersinergi untuk mewujudkan program KodiPest,” ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima RRI.co.id, Jakarta, Rabu (27/4/2022).

Hal itu disampaikan Rifki saat menggelar buka puasa bersama di Pondok Pesantren Az-Ziyadah, Klender, Jakarta Timur, pada Selasa (26/4/2022).

Buka puasa bersama itu merupakan rangkaian acara yang digelar Idepreneurs bertema ‘Perkembangan Digital Pesantren untuk Kebaikan Dunia’.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Indonesia Diaspora Network-China Yenni Thamrin menegaskan, bahwa dunia digital harus dimanfaatkan sebagai 'jembatan' persaudaraan antara Indonesia dan Tiongkok melalui pendekatan sosial dan budaya sejarah Muslim di kedua negara.

Sementara itu, Ketua Dewan Pakar Idepreneurs dan Direktur Utama PT CAIH Infotech Indonesia Loretta Thamrin menjelaskan, bahwa program KodiPest meliputi pembuatan ekosistem digital yang dimulai dari pembinaan dan pelatihan produksi konten yang positif dan berkualitas bagi para santri, inkubasi dan kurasi konten, serta penyaluran konten melalui media distribusi Platform selayaknya Netflix, untuk lingkungan komunitas baik di dalam maupun luar pesantren.

Salah satu rangkaian kegiatan dari KodiPest adalah mengadakan Festival Film Pesantren Nasional dengan tema ‘Santri Berkarya’.

Loretta pun mengajak para santri dan santriwati untuk ikut berpartisipasi.

Akan ada hadiah-hadiah yang menarik termasuk beasiswa santri studi ke Tiongkok.

"Kami ingin membawa kebaikan pesantren ke seluruh dunia melalui sinergi produktivitas pemuda Indonesia dengan dukungan teknologi dari CAIH," ujarnya.

Acara juga diisi oleh pemaparan praktisi medsos dari Asumsi.co dan pengisi podcast Fathan Sembiring yang mendapatkan beasiswa study S2 di Tiongkok.

Ia memberikan tips dan arahan bagi para santri dan santriwati untuk membuat konten yang berkualitas dan baik.

Terakhir, Pimpinan Az-Ziyadah Ahmad Muhajir Zayadi yang menerima silaturahmj dari Idepreneurs, memberikan dukungan kepada seluruh santri dan santriwati untuk mengikuti perkembangan digital masa kini yang diselenggarakan oleh program kerja KodiPest.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Kehormatan dan pengusaha kelapa sawit Rudy Abaham, Ketua Dewan Pengawas Prianto Indra, para pengusaha wanita seperti Ratna, Didi dan Hui-Hui, serta beberapa pengurus dari Idepreneurs Club.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar