Minta Tolong Jokowi, Ini Profil Aulia Kusuma

Foto bukamata

KBRN, Jakarta: Terdakwa kasus pembunuhan berencana Aulia Kusuma kembali menjadi perbincangan publik pasca kuasa hukumnya Firman Candra dan Ryan Sazilly melayangkan surat kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi berisi permohonan keadilan atas vonis mati dijatuhkan terhadap dirinya.

Sementara itu, rri.co.id pun menelusuri akun Facebook Aulia Mei Nie untuk mengetahui sosoknya. Dalam foto profil di Facebooknya tersebut, tampak sosok Aulia tersenyum dengan mengenakan busana berwarna merah muda.

Terlihat pula foto Aulia bersama Pupung Sadili serta seorang balita perempuan diduga merupakan anak mereka. Aulia bersama Pupung memang memiliki seorang anak perempuan yang lahir pada tahun 2015.

Dari informasi di akun Facebook Aulia tertulis bahwa dirinya merupakan mahasiswi lulusan dari Saint Mary's College, Jakarta.

Aulia merupakan lulusan dari jurusan sekretaris di universitas tersebut. Dari laman Facebook tersebut diketahui pula bahwa dirinya bekerja di PT Bangun Energy Resources. PT Bangun Energy Resources adalah sebuah perusahaan bergerak di bidang perminyakan dan energi.

Aulia bekerja sebagai koodinator keuangan sejak tahun 2011. Selain itu, Aulia resmi menikah dengan Pupung pada pada 5 Juni 2011 lalu. Meski begitu, belum diketahui dengan pasti kebenaran dari informasi yang tertera di dalam akun Facebook Aulia tersebut. 

Diketahui, Aulia Kusuma menghabisi nyawa suami dan anak tirinya sendiri yakni Edi Chandra (54) dan M Adi Pradana alias Dana (23).

Skenario pembunuhan berencana oleh Aulia Kusuma ini melibatkan pembunuh bayaran berinisial S dan A dan berakhir keji dengan membakar mobil berisi jenazah korban hingga menjadi arang.

Pembakaran mobil berisi dua jenazah tersebut merupakan cara menutupi aksi keji dirinya sehingga orang akan beranggapan korban tewas akibat kecelakaan dan kebakaran.

Namun harapan Aulia menyembunyikan aksi kejinya seakan pupus, setelah pihak kepolisian berhasil mengungkap skenario sesungguhnya di balik mobil terbakar yang berisi dua jenazah tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00