Menilik 'Konferensi Pers KPK' di Era Firli Bahuri

KBRN, Jakarta: Konferensi pers (press conference) atau jumpa pers merupakan aktivitas lazim yang dilakukan lembaga publik agar dapat berjumpa dengan masyarakat. Jumpa pers rutin diselenggarakan sebagai pertanggungjawaban dan keterbukaan kepada publik. 

Jadi bukan dilakukan karena sedang dirundung masalah yang merugikan citranya, tetapi juga ketika ada hal baru yang harus diketahui masyarakat karena kemanfaatannya. Kini konferensi pers semakin dibantu oleh teknologi digital. 

Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi dinilai mandek dengan UU KPK yang baru. Menghilangnya Harun Masiku dan Nurhadi menjadi salah satu bukti buruknya kinerja. Selain dengan kepengurusan yang baru, KPK pada kepemimpinan Firli Bahuri juga memiliki juru bicara baru yang jarang tampil di publik. 

Kasus demi kasus membuktikan bahwa KPK periode ini memang beda dengan KPK sebelumnya. Senin 27 April, KPK menggelar konferensi pers dalam format lain, yaitu memamerkan punggung tersangka. Menilik latarbelakang Firli dari lembaga kepolisian, konferensi pers dengan pamer tersangka sudah menjadi tradisi yang dijalankan bertahun-tahun. Tidak ada unsur kebaruannya. Hanya berpindah tempat, dari kantor kepolisian ke KPK. Perbedaan ada pada cara memamerkan, yaitu punggung tersangka, bukan sosok keseluruhan dari sisi depan seperti dilakukan oleh kantor kepolisian di tingkat Sektor hingga Markas Besar. 

Pertanyannya, benarkah pameran punggung tersangka ini akan membuat efek jera masyarakat untuk tidak melakukan korupsi, dan mengubah perilaku masyarakat dari buruk menjadi baik? Siapa pula yang dimaksud masyarakat? Bukankah para koruptor kebanyakan adalah politisi dan pejabat publik? Mengapa KPK tidak berusaha sangat kuat agar hukuman bagi tersangka yang pada umumnya minimal menjadi maksimal. Semoga konferensi pers 'gaya baru' ini bukanlah bukti keputusasaannya karena tidak lagi mendapat kepercayaan publik.

Penulis: DR. Lukas Ispandriarno - Pakar Komunikasi Publik

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00