Pisang Tanduk Penghasil Cuan Mamah Uswah

KBRN,  Jakarta: Saat ini banyak usaha dari kelas kakap hingga UMKM menjerit akibat dampak pandemi Covid-19.

Uswah, namanya. Dia adalah seorang ibu rumah tangga yang ingin mencoba peruntungan bisnis kuliner pisang goreng tanduk.

"Di masa pandemi Covid-19 saya tetap membuka usaha kuliner untuk menambah penghasilan penghasilan," ujar Uswah saat ditemui di kediamannya, Minggu (14/2/2021).

Awal usaha dimulai awal tahun 2021, dengan merk "Pisang Goreng Tanduk Mamah Uswah".

Ternyata, kata dia, dengan modal Rp7.5 juta di Jalan Haji Usman, RT 05/06, daerah Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, usahanya itu masih bertahan hingga sekarang.

Dia mengaku tidak menyangka, dalam waktu kurang lebih satu bulan, Pisang Goreng Tanduk Mamah Uswah" laris manis.

Ternyata rahasia kelezatan pisang tanduk goreng racikan Uswah ini terletak pada pisang tanduk matang dan juga adonan tepung yang ia gunakan.

"Karena di awal adalah menjual varian pisang goreng yang original, enggak neko-neko. Karena saya yakin, pisang goreng adalah makanan sehari hari dan sudah memiliki rasa yang khas, dan pastinya harga tidak mahal,” ungkap Uswa.

Menu Pisang Goreng Tanduk dan Kopi Susu Gula Aren, berkembang dari sebelumnya.

Saat ini selain berjualan di rumahnya, Mamah Uswa lebih sering menerima pesanan.

Soal omzet, Uswa mengatakan,bisa mengantongi cuan hingga ratusan ribu rupiah per hari. Harga satu buah pisang tanduk dijual seharga Rp2 ribu, sedangkan satu gelas kopi susu gula aren dijual Rp6 ribu per gelas..

"Setiap hari saya melayani pesanan kurang lebih 500 buah pisang tanduk, kadang lebih," kata Uswah. 

Pembeli pisang tanduk Uswah, bernama Noni menjadi pelanggan setia pisang tanduk Mamah Uswah. 

"Rasa pisangnya enak gurih dan renyah. Terus harganya juga murah. Jadi lumayan buat cemilan sehari-hari," ujar Noni.  

Pisang tanduk yang digunakan benar-benar matang.

Jadi, soal rasa, sudah pasti manis. Apalagi, adonan pisang goreng yang digunakan juga memiliki tekstur renyah, digigit, kriuk-kriuk. 

"Dia pakai pisangnya yang benar-benar matang jadi enak, adonannya ini tebal dan nempel banget di pisangnya. Renyah juga pas dimakan," kata Noni. (DNS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00