Coba Tahu Pletok Lezat Khas Tegal

Tahu Pletok (foto:istimewa)

KBRN, Jakarta: Wisata kuliner memang selalu ditemukan di berbagai daerah di dunia. Bahkan, Indonesia menyimpan begitu banyak wisata kuliner di setiap daerahnya.

Seperti di Kota Tegal yang identik dengan salah satu makanan khasnya, yakni tahu aci. Tidak hanya tahu aci, ternyata Tegal juga mempunyai jajanan khas lain yang berbahan dasar tahu yakni tahu pletok.

Keduanya mempunyai bahan dasar yang sama dalam pembuatannya, yaitu tahu dan tepung kanji (aci). Namun, banyak orang yang tidak mengetahui jika bentuk dan cara pembuatan tahu aci dan tahu pletok tentu sangat berbeda.  

Jika banyak orang tahu pembuatan tahu aci terbuat dari tahu kuning yang dibelah dua membentuk segitiga dan diberi adonan tepung kanji, lain halnya dengan tahu pletok. Tahu pletok dibuat dari tahu kulit yang dibelah-belah menjadi lebar kemudian ditambahkan adonan aci yang telah dicampur bumbu kunyit dan daun kucai. 

Nantinya tahu pletok yang sudah diolah digoreng hingga kering untuk menghasilkan tekstur renyah. Sementara untuk ukurannya sendiri, tahu pletok lebih besar karena menggunakan tahu kulit yang lebar. 

Jika anda ke Tegal tahu pletok ini sangat mudah ditemukan di pinggir jalan di daerah Kabupaten dan Kota Tegal. Salah satu penjual tahu pletok adalah Alwis yang biasanya berjualan di daerah Ruko Slawi, Jl Letjen Suprapto, Mangkrik, Pakembaran, Slawi, Kabupaten Tegal.

Tahu pletok ini sendiri dijual dengan harga yang masih terbilang terjangkau yakni Rp 1.500. Dan teksturnya sendiri berbeda lebih lembut di dalamnya. 

Sedangkan untuk bagian luar tahu digoreng hingga garing tetapi bagian dalam tetap lembut dan rasa gurih dari adonannya semakin melengkapi kenikmatan tahu pletok.  

"Harga tahu pletok juga lebih mahal dengan tahu aci karena ukurannya yang lebih besar. Tahu pletok satunya dijual Rp 1.500, karena menggunakan satu tahu kulit utuh. Sedangkan tahu aci hanya setengah tahu kuning jadi harganya lebih murah Rp 1.000,” ungkap Alwis dikutip Kumparan, Minggu (31/1/2021). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00