FOKUS: #PPKM MIKRO

Berburu Surabiyaki, Kuliner Kekinian Kota Bandung

Penjualan Surabiyaki di Kota Bandung. Kuliner kekinian yang mulai diminati wisatawan (Atep/RRI)

KBRN, Bandung: Kota Bandung selalu memikat wisatawan.

Berbagai jenis objek wisata alam maupun budaya menjadi daya tarik tersendiri, tidak lupa kuliner turut menambah khazanah wisata Kota Bandung di mata para pelancong.

Surabiyaki, merupakan salah satu kuliner kekinian yang ada di Bandung serta banyak diminati wisatawan untuk dijadikan buah tangan atau oleh-oleh.

Penganan Surabiyaki adalah produksi oleh PT Agrinesia Raya, produsen yang juga memproduksi penganan khas Bolu Susu Lembang (BSL).

Surabiyaki berbentuk bulat dua lapis, bertekstur lembut dan mudah untuk dikunyah.

Penganan yang menggabungkan dua konsep makanan Surabi khas Bandung dan Dorayaki khas Jepang ini memiliki dua jenis topping, yaitu saus rasa cokelat dan rasa durian.

Penganan tersebut cocok dikonsumsi saat pagi atau sore hari, menemani kopi atau teh hangat.

General Manager Bolu Susu Lembang, Istiana Yudha Pratama menjelaskan, produk Surabiyaki terinspirasi dari makanan asal Bandung yaitu Surabi dan Dorayaki dari Jepang.

Sedangkan target yang disasar dari produk tersebut yaitu para milenial.

"Kita punya inisiatif mengelaborasikan, membuat inovasi antara surabi dan dorayaki, jadi kami buat Surabiyaki, yang disesuaikan kondisi kekinian," ujar Yudha kepada wartawan di Bandung, seperti dikutip RRI.co.id, Sabtu (25/09/2021).

Yudha lanjut menuturkan, Surabi tradisional yang dijual saat ini biasa menggunakan topping kinca dan hanya bertahan satu hari.

Sedangkan produk Surabiyaki dapat bertahan hingga 10 hari dengan dua jenis topping lezat seperti saus coklat serta durian.

Dirinya mengutarakan, pihaknya mengemas produk tersebut secara higienis dengan kemasan yang menarik dan ramah lingkungan yaitu dapat didaur ulang.

Sejak diluncurkan tiga hari lalu, permintaan produk Surabiyaki relatif bagus.

"Harapannya bisa membawa atau menambah oleh-oleh khususnya di Bandung maupun Lembang," katanya. 

Yudha menambahkan, untuk menggenjot penjualan, digelontorkan promo beli satu dapat satu untuk periode 25-26 September dengan waktu tertentu, dengan isi enam buah Surabiyaki dalam satu boks.

"Kita optimis sekali, tiga hari lalu perkembangannya luar biasa, estimasi penjualan hampir dua kali lipat. Terlebih saat ini pelonggaran kegiatan di sektor usaha terus dibuka dan banyak objek wisata yang telah buka kembali," tandasnya. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00