FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Vaksinasi Covid-19 Berbayar Sedikit Lagi Jadi Kenyataan

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 Sinovac kepada tenaga kesehatan , di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Sebanyak 2.630 tenaga kesehatan di RSD Wisma Atlet Kemayoran menjalani vaksinasi COVID-19 secara bertahap dan ditargetkan selesai pada dua hingga tiga pekan ke depan. ANTARA FOTO (Fauzan)

KBRN, Jakarta: Vaksinasi sedikit lagi menggunakan skema berbayar.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih mengkaji skema pemberian vaksin virus Corona (Covid-19) berbayar atau vaksin mandiri di Indonesia.

Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan, saat ini wacana tersebut masih dalam pembicaraan.

"Kita masih mengkaji dan memfinalkan terkait rencana ini, sabar dulu," ujar Nadia dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Sabtu (23/1/2021).

BACA JUGA: Berikut Tempat yang Melayani Vaksinasi Covid-19

Opsi pemberian vaksin mandiri belum sepenuhnya matang, masih dalam tahap pembahasan di pihak Kemenkes. 

Oleh karena itu, Nadia masih enggan bicara banyak mengenai vaksinasi mandiri.

"Kita juga masih mendengarkan masukan-masukan, mekanisme seperti apa. Sudah ada beberapa alternatif opsi, tapi tentunya masih akan dalam pembahasan yang lebih matang," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan ada opsi penyediaan vaksinasi Covid-19 secara mandiri tanpa dibiayai oleh anggaran negara.

Jika skema vaksinasi mandiri benar-benar diadakan, pemerintah akan menyerahkan pengadaannya pada swasta.

Sejauh ini, pemerintah Indonesia masih fokus melaksanakan program vaksinasi gratis. 

Semua biaya ditanggung oleh negara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00