Berikut Tempat yang Melayani Vaksinasi Covid-19

Foto: Istimewa

KBRN, Jakarta: Program vaksinasi covid-19 sudah dilakukan sejak 13 Januari 2021. Pemerintah memulai vaksinasi covid-19 dimulai dari jajaran pemerintah dan garda terdepan covid-19 yakni para tenaga kesehatan (nakes).

Dikutip dari Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), terdapat beberapa tempat fasilitas pelayanan kesehatan yang akan melaksanakan vaksinasi, yaitu:

1. Puskesmas, puskesmas pembantu;

2. Klinik;

3. Rumah sakit; dan/atau

4. Unit pelayanan kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Fasilitas pelayanan kesehatan yang menjadi pelaksana pelayanan vaksinasi COVID-19 harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

1. Memiliki tenaga kesehatan pelaksana vaksinasi COVID-19

2. Memiliki sarana rantai dingin sesuai dengan jenis Vaksin COVID-19yang digunakan atau sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan 

3. Memiliki izin operasional Fasilitas Pelayanan Kesehatan atau penetapan

oleh Menteri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam juknis disebutkan, pendataan sasaran penerima vaksin dilakukan secara top-down melalui sistem Informasi Satu Data Vaksinasi COVID-19 yang bersumber dari Kementerian/Lembaga terkait atau sumber lainnya meliputi nama, Nomor Induk Kependudukan, dan alamat tempat tinggal sasaran.

Melalui Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi COVID-19 dilakukan penyaringan data (filtering) sehingga diperoleh sasaran kelompok penerima vaksin COVID-19 sesuai kriteria yang telah ditetapkan.

Nantinya, penentuan jumlah sasaran per kelompok penerima vaksin dilakukan melalui pertimbangan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). 

Selain itu, penetapan jumlah sasaran per kelompok penerima vaksin untuk tingkat provinsi dan kabupaten/kota akan menjadi dasar dalam penentuan alokasi serta distribusi vaksin dan logistik vaksinasi dengan juga mempertimbangkan cadangan sesuai kebutuhan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00