FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Evaluasi Satgas COVID-19 Selama PPKM Satu Pekan

Juru Bicara Satgas, Prof Wiku Adisasmito (Dok. BiroPersSetpres)

KBRN, Jakarta: Aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diberlakukan oleh pemerintah sejak tanggal 11 hingga 25 Januari 2021 di Pulau Jawa dan Bali tentu mendapat perhatian dari Satgas Penanganan COVID-19.

Juru Bicara Satgas, Prof Wiku Adisasmito mengatakan, selama sepekan PPKM, Satgas melihat ada sejumlah perkembangan penting. 

"Dari hasil evaluasi selama sepekan, berdasarkan kasus aktif sebanyak 46 kabupaten/kota mengalami peningkatan, 24 kabupaten/kota menurun, 3 kabupaten/kota tidak mengalami perubahan," ujar Wiku dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (21/01/21). 

Untuk diketahui, PPKM dilakukan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam negeri No 01 Tahun 2021 terhadap daerah dengan kasus aktif di atas 15.8 persen, persentase kematian di atas 2.87 persen, lalu persentase kesembuhan yang masih di bawah 81.35 persen, dan persentase keterisian Bed Occupancy rate (BOR) di atas 70 persen. 

"Berdasarkan indikator kematian, 44 kabupaten/kota mengalami peningkatan, 29 kabupaten/kota mengalami penurunan. Berdasarkan indikator kesembuhan 37 kabupaten/kota mengalami penurunan dan 36 kabupaten/kota mengalami peningkatan," papar Wiku. 

"Hasil Monitoring ini juga menjadi dasar perpanjangan pembatasan kegiatan masyarakat sampai 2 pekan mendatang, sebagaimana secara resmi telah disampaikan Kemendagri, mengingat kebijakan gas rem belum memberikan hasil maksimal," tutur Wiku lebih lanjut. 

Pemerintah akan kembali memperpanjang masa PPKM selama dua pekan mulai tanggal 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

PPKM dilakukan di 73 kabupaten/kota seluruh wilayah Indonesia sejak 11-25 Januari 2021. (PR)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00