Gaya Kepemimpinan Pelibatan Dapat Tingkatkan Keterlibatan Karyawan

Ilustrasi kerja sama tim. (Foto: Phys.org)

KBRN, Bologna: Sebuah analisis baru menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan khusus yang dijuluki "kepemimpinan pelibatan" dapat meningkatkan keterlibatan karyawan dan meningkatkan efektivitas tim di tempat kerja. Greta Mazzetti dari Universitas Bologna, Italia, dan Wilmar Schaufeli dari Universitas Utrecht di Belanda mempresentasikan temuan ini dalam jurnal akses terbuka PLOS ONE pada 29 Juni 2022.

Seorang karyawan yang terlibat biasanya memiliki kondisi pikiran positif yang berkaitan dengan pekerjaan mereka dan menunjukkan semangat, dedikasi, dan penyerapan dalam pekerjaan mereka. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa karyawan yang lebih terlibat cenderung memiliki kebahagiaan yang lebih besar dan kinerja pekerjaan yang lebih baik.

Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan tertentu yang dikenal sebagai kepemimpinan pelibatan — melibatkan pemimpin yang memenuhi kebutuhan karyawan akan otonomi, merasa kompeten, dan merasa diperhatikan — dapat meningkatkan keterlibatan karyawan. Namun, sebagian besar studi tentang gaya kepemimpinan di tempat kerja berfokus pada satu titik waktu, tanpa menganalisis potensi efek dari waktu ke waktu.

Untuk memberikan wawasan baru, Mazzetti dan Schaufeli mengeksplorasi dampak gaya kepemimpinan yang terlibat pada keterlibatan kerja dan efektivitas tim dari 1.048 karyawan di 90 tim di tempat kerja Belanda. Peserta masing-masing mengambil dua survei, satu tahun terpisah, yang mencakup pertanyaan tentang tingkat kepemimpinan terlibat supervisor mereka, keterlibatan kerja mereka sendiri, dan karakteristik pribadi dan tim lainnya.

Analisis statistik dari responsnya menunjukkan bahwa supervisor yang dianggap sebagai pemimpin pelibatan dalam survei awal memang meningkatkan keterlibatan karyawan seperti yang ditangkap dalam survei kedua. Dampak ini tampaknya terjadi melalui peningkatan sumber daya psikologis pribadi karyawan berupa optimisme, ketahanan, efikasi diri, dan fleksibilitas — hasil ini sejalan dengan bukti dari penelitian sebelumnya.

Demikian pula, para pemimpin yang terlibat muncul untuk meningkatkan efektivitas tim dengan meningkatkan sumber daya tim, yang terdiri dari umpan balik kinerja, kepercayaan pada manajemen, komunikasi, dan partisipasi dalam pengambilan keputusan. Sumber daya tim juga tampaknya memengaruhi keterlibatan karyawan secara individu.

Temuan ini mendukung penggunaan kepemimpinan pelibatan untuk meningkatkan keterlibatan karyawan dan efektivitas tim di tempat kerja. 

Peneliti menambahkan, "Seorang pemimpin yang menginspirasi, memperkuat, dan menghubungkan anggota tim menumbuhkan persepsi bersama tentang sumber daya yang tersedia (dalam hal umpan balik kinerja, kepercayaan dalam manajemen, komunikasi, dan partisipasi dalam pengambilan keputusan), dan modal psikologis yang lebih besar (seperti efikasi diri, optimisme, ketahanan, dan fleksibilitas)."

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar