Pasien Covid-19 Wisma Atlet Bertambah Puluhan Orang

Dua Petugas Medis di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Dokumentasi ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

KBRN, Jakarta: Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, Kolonel Laut Jatmiko Haryono mengatakan, pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, bertambah 21 orang, Kamis (30/6/2022). 

Dengan demikian, lanjutnya, jika ditambah 121 orang pada Rabu (29/6/2022) kemarin, jumlah pasien yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran kini menjadi 142.

"Dengan jumlah pasien yang dirawat 142 orang, maka keterisian tempat tidur di RSDC Wisma Atlet Kemayoran saat ini terisi 3.74 persen dari total 3.801 kapasitas tempat tidur," jelasnya Jatmiko kepada wartawan, Kamis (30/6/2022). 

Sementara, lanjutnya, tempat tidur yang sudah kosong atau tidak terpakai lagi sebanyak 3.659 tempat tidur atau 96.26 persen. 

Lebih jauh, ia mengatakan jumlah pasien di RSDC Wisma Atlet Kemayoran yang masih dalam perawatan, hingga hari ini terdiri dari 60 orang pria dan 82 orang wanita.

Sementara itu, jumlah pasien yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran terhitung sejak 23 Maret 2020 hingga hari ini sebanyak 164.583 orang, dan sebanyak 164.441 orang telah keluar.

"Adapun perincian pasien keluar dari Wisma Atlet Kemayoran, yakni pasien rujuk ke rumah sakit (RS) lain sebanyak 1.173 orang, pasien sembuh sebanyak 162.669 orang dan meninggal sebanyak 599 orang," ujarnya. 

"Sementara itu, pasien rawat inap di Wisma Atlet Pademangan pada Kamis (30/6/2022) berkurang sebanyak 105 orang dari sehari sebelumnya," pungkasnya. 

Tercatat, keterisian tempat tidur hari ini 4,18% atau terpakai sebanyak 448 dari 10.711 total kapasitas tempat tidur yang disediakan. Jumlah pasien ini sehari sebelumnya ada 553. Sebanyak 448 orang karantina ini terdiri dari 116 laki-laki dan 332 perempuan. Sementara sisa tempat tidur yang belum terpakai sebanyak 10.263.

"Situasi berbeda terjadi di Rusun Pasar Rumput Manggarai, tercatat sejak Senin (22/3/2022) tidak ada lagi pasien Covid-19 melakukan karantina," imbuhnya. 

Diketahui, sejak dibuka pada 21 September 2021 hingga 21 Maret 2022, total pasien yang melakukan karantina ada 75.980 orang. Adapun kapasitas tempat tidur yang tersedia sebanyak 5.952.

Situasi serupa juga terjadi di Rusun Nagrak Cilincing. Sejak Selasa (29/3/2022) tidak ada lagi pasien Covid-19 melakukan karantina. Sementara Rusun Nagrak Cilincing dibuka pada 21 Desember 2021 hingga 29 Maret 2022, total pasien Covid-19 yang melakukan karantina ada 31.574 orang. Adapun kapasitas tempat tidur yang tersedia sebanyak 3.796.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar