BPOM: Vaksin Merah Putih Masuk Uji Klinis Ketiga

Laboratorium Vaksin Merah Putih. Foto: (Antara)

KBRN, Jakarta: Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan, vaksin Merah Putih tengah dipersiapkan untuk uji klinis fase ketiga dengan 4.005 subjek.

Menurutnya, dalam uji klinis fase ketiga, peneliti akan melihat keunggulan teknologi inactivated atau keamanan virus dalam peningkatan kemampuan memicu imun tubuh. 

"Uji klinis fase 3 atau fase terakhir yang melibatkan lebih dari 4.000 masyarakat yang akan menjadi subyek," kata Penny kepada wartawan, Senin (27/6/2022). 

Lebih jauh, Penny mengungkapkan, vaksin Merah Putih sudah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sehingga, masyarakat tidak perlu cemas untuk vaksinasi.

"BPOM akan melakukan evaluasi untuk segera mendapatkan emergency use authorization (EUA) dan didaftar di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk bisa digunakan di negara lain," jelasnya. 

Diketahui, vaksin Merah Putih dengan teknologi inactivated virus ini dikembangkan Universitas Airlangga (Unair) dan PT Biotis Pharmaceutical Indonesia.

Untuk itu, Penny menyatakan, BPOM akan mendampingi uji klinis fase ketiga untuk memastikan berjalan baik sesuai prosedur.

"Kita memberikan izin pelaksanaan uji klinis fase ketiga setelah dilakukannya evaluasi terhadap data-data tahapan pengembangan vaksin," pungkas Penny.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar