Pasien Covid-19 Wisma Atlet Alami Penurunan

Dua Petugas Medis di Wisma Atlet. Foto: (Antara)

KBRN, Jakarta: Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, Kolonel Laut Jatmiko Haryono mengatakan, pasien covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Rabu (22/6/2022) berkurang 7 orang dari hari sebelumnya. 

"Tercatat jumlah pasien covid-19 sehari sebelumnya Selasa (21/6/2022) tersisa 97 orang. Sementara hari ini ada 90 orang," kata Jatmiko kepada wartawan, Rabu (22/6/2022). 

Lebih jauh, Jatmiko mengungkapkan, dengan jumlah pasien yang dirawat 90 orang, maka keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di RSDC Wisma Atlet Kemayoran saat ini terisi 1.14 persen dari total 7.894 kapasitas tempat tidur.

"Sementara tempat tidur yang sudah kosong atau tidak terpakai lagi sebanyak 7.804 tempat tidur atau 98.85 persen," ujarnya. 

"Jumlah pasien di RSDC Wisma Atlet Kemayoran yang masih dalam perawatan hingga hari ini terdiri dari 28 orang pria dan 64 orang wanita," tambahnya. 

Sementara itu, terang dia, jumlah pasien yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran terhitung sejak 23 Maret 2020 hingga hari ini sebanyak 164.425 orang dan sebanyak 164.335 orang telah keluar RSDC Wisma Atlet Kemayoran.

Adapun perincian pasien keluar dari Wisma Atlet Kemayoran, yakni pasien rujuk ke rumah sakit (RS) lain sebanyak 1.173 orang, pasien sembuh sebanyak 162.563 orang dan meninggal sebanyak 599 orang.

"Situasi di Wisma Atlet Pademangan, pasien rawat inap di Wisma Atlet Pademangan pada Rabu (22/6/2022) mengalami pengurangan sebanyak 191 orang dari sehari sebelumnya. Tercatat, keterisian tempat tidur hari ini 3,10% atau terpakai sebanyak 332 dari 10.711 total kapasitas tempat tidur yang disediakan. Jumlah pasien ini sehari sebelumnya ada 523," paparnya. 

"Sebanyak 332 orang karantina ini terdiri dari 144 laki-laki dan 188 perempuan. Sementara sisa tempat tidur yang belum terpakai sebanyak 10.379," ungkapnya. 

Diketahui, situasi berbeda terjadi di Rusun Pasar Rumput Manggarai, tercatat sejak Senin (22/3/2022) tidak ada lagi pasien covid-19 melakukan karantina. Diketahui, sejak dibuka pada 21 September 2021 hingga 21 Maret 2022, total pasien yang melakukan karantina ada 75.980 orang. Adapun kapasitas tempat tidur yang tersedia sebanyak 5.952.

Situasi serupa juga terjadi di Rusun Nagrak Cilincing. Sejak Selasa (29/3/2022) tidak ada lagi pasien covid-19 melakukan karantina. Diketahui, Rusun Nagrak Cilincing dibuka pada 21 Desember 2021 hingga 29 Maret 22022, total pasien covid-19 yang melakukan karantina ada 31.574 orang. Adapun kapasitas tempat tidur yang tersedia sebanyak 3.796.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar