Kenali Penyakit Dampak Stress Berlebihan

Ilustrasi stress (Foto: istimewa)

KBRN, Jakarta: Stres merupakan respons fisiologi bawaan yang dapat mengancam kesehatan Anda sehari-hari. Saat anda stres, nantinya tubuh akan merespons, yaitu dengan menyempitnya pembuluh darah, serta naiknya tekanan darah dan juga nadi. 

Bahkan Anda akan bernapas lebih cepat, serta aliran darah juga akan dibanjiri oleh hormon kortisol dan adrenalin. Namun, saat Anda mengalami stres kronis akan terjadi perubahan fisiologis. 

Seiring berjalannya waktu, hal tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan. Beberapa penyakit ini dapat terjadi disebabkan stres. Jika Anda merasa sering stres, waspadai sejumlah dampak penyakit berikut yang  dirangkum dari Halodoc Rabu (22/6/2022):

1. Penyakit Jantung

Stres dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, yang dapat menimbulkan risiko serangan jantung dan stroke. 

Stres juga dapat berkontribusi pada risiko penyakit kardiovaskular yang dipicu oleh kebiasaan merokok, makan berlebihan, dan kurangnya aktivitas fisik.

Seseorang yang memiliki kadar hormon kortisol (hormon stres) yang tinggi dalam jangka waktu yang lama, cenderung memiliki indeks massa tubuh yang lebih tinggi dan pinggang yang lebih besar, dibandingkan dengan mereka dengan kadar hormon kortisol yang rendah.

Alasannya, menurut para ahli stres dapat merangsang perilaku yang memicu obesitas. Pasalnya, orang yang mengalami stres cenderung mengonsumsi banyak makanan manis dan tinggi lemak, sebagai upaya untuk membuat perasaan mereka menjadi lebih baik. 

3. Depresi dan Kecemasan

Tidak mengherankan jika stres kronis dikaitkan dengan tingkat depresi dan kecemasan yang lebih tinggi. Satu survei dan studi baru-baru ini menemukan bahwa orang yang mengalami stres berkaitan dengan pekerjaan mereka. 

Tuntutan pekerjaan dengan sedikit upah memiliki risiko 80 persen lebih tinggi menyebabkan depresi dalam beberapa tahun belakangan.

4. Cepat Tua

Stres dapat memengaruhi usia kamu menjadi lebih cepat tua. Telah ditemukan bahwa wilayah tertentu pada kromosom menunjukkan efek penuaan yang cepat. 

Stres tampaknya mempercepat penuaan sekitar 9 hingga 17 tahun lebih cepat. 

5. Sakit Kepala

Gangguan stres dianggap sebagai salah satu pemicu sakit kepala yang paling umum. Bukan hanya sakit kepala tegang, tapi stres juga bisa sebabkan migrain. 

6. Diabetes

Stres dapat memperburuk diabetes dengan dua cara. Pertama, meningkatkan kemungkinan perilaku buruk, seperti makan tidak sehat dan minum berlebihan. 

Kedua, stres tampaknya meningkatkan kadar glukosa pengidap diabetes tipe 2 secara langsung. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar