Menkes Prediksi Kasus Covid-19 Indonesia Naik

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan keterangan kepada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (13/6/2022). Dokumentasi ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/rwa.jpg

KBRN, Jakarta: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memprediksi, Indonesia akan mengalami kenaikan kasus positif Covid-19 dalam beberapa minggu ke depan.

Hal itu disampaikan Budi menyusul data 1.242 kasus baru Covid-19 pada Rabu (15/6/2022) kemarin. Total kasus aktif kini mencapai 6.007,.dengan torehan DKI Jakarta menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 730. 

"Jadi kalau kita Delta dan Omicron puncaknya di 60 ribu kasus sehari, kira-kira nanti ya estimasi berdasarkan data di Afrika Selatan mungkin puncaknya kita di 20 ribu per hari. Karena kita pernah sampai 60 ribu per hari paling tinggi," katanya kepada wartawan, Kamis (16/6/2022). 

"Bahwa kasus Omicorn subvarian BA.4 dan BA.5 yang pertama kali di temukan di Afrika Selatan, puncak kenaikan kasusnya hanya sepertiga dari puncaknya omicron atau Delta sebelumnya," lanjutnya. 

Namun demikian, ditekankan Budi, dibanding dengan varian Delta dan Omicron, tingkat kematian disebabkan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 jauh lebih rendah. 

"Fatality rate-nya atau kematiannya itu jauh lebih rendah mungkin 1/12 atau 1/10 dari Delta dan Omicron," jelasnya.

Maka dari itu, Budi meminta masyarakat bersiap terkait adanya kenaikan kasus subvarian Omicorn itu pada minggu ketiga atau keempat di bulan Juli.

"Tetap waspada hati-hati di luar bisa buka masker tapi begitu masuk di dalam kita harus tetap pakai masker. Atau kalau di luar kerumunan yang banyak pakai masker atau kita merasa badan kita tidak sehat atau ada yang kita lihat duduk berdiri di sebelah kita walaupun di luar batuk-batuk kita tetap pakai masker," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar