FOKUS: #CORONA

Omicron Menyerang Bandung, Siswa Kena Swab Acak

Ilustrasi / Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan disinfektan di sekolah. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

KBRN, Bandung: Dengan ditemukannya 6 Warga Kota Bandung yang terpapar virus Covid-19 varian baru Omicron, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Pendidikan (Disdik) akan kembali melakukan Surveilans aktif atau Swab acak kepada siswa dan Pendidikan Tenaga Kependidikan (PTK) yang saat ini sedang menjalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). 

Kegiatan tersebut, nantinya menurut Kepala Disidik Kota Bandung, Hikmat Ginanjar akan dilaksanakan pada Senin mendatang.

Hal tersebut dilakukan, sebagai bentuk Parameter pelaksanaan PTM.

BACA JUGA: Tangerang Selatan Sehari 97 Kasus Covid-19

Kepala Disidik Kota Bandung, Hikmat Ginanjar

"Mulai hari Senin kita akan melakukan surveilans dengan tim Dinkes (Dinas Kesehatan), dan itu tentu saja sebagai bentuk langkah-langkah. Ini akan menjadi parameter bagi kita apakah PTM ini berdampak atau tidak terhadap kesehatan anak-anak (Siswa) ataupun PTK-nya," ujar Hikmat kepada wartawan di Balai Kota Bandung, seperti dikutip RRI.co.id, Jumat (21/01/2022).

Dikatakan Hikmat, pelaksanakan surveilans aktif atau Swab acak ini nantinya direncanakan akan dilakukan di tiap sekolah yang saat ini sedang melakukan kegiatan PTM.

Hikmat menambahkan, jika nantinya ditemukan adanya penyebaran Covid-19 di atas 5 persen seusai dilakukan surveilans aktif atau Swab acak, pihaknya akan memberhentikan kegiatan PTM di sekolah tersebut.

"Itu kelihatannya banyak juga (sekolah yang akan dilakukan Swab acak), dan nanti kita lihat saja semuanya dan sampelnya juga. karena SOP-nya seperti itu, kalau di bawah lima persen masih bisa melaksanakan PTM," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar