Omicron, Ahli: Batasi Makan di Luar

Foto: Istimewa

KBRN, Jakarta:  Sejumlah negara saat ini terus mengalami lonjakan kasus Covid-19 varian omicron.

Dilansir dari laman Eat This Not That, Rabu (19/1/2022), Dokter Spesialis Gawat Darurat Luke Palmisano menyarankan jika semua wajib membatasi makan di luar. 

"Lebih baik menggunakan jasa pesan antar atau membungkus makanan," katanya. 

Namun, katanya, jika tetap ingin menyantap makanan secara dine in, pilihlah tempat makan di luar ruangan dan memilih jam yang tidak ramai.

Ia juga mengatakan, meskipun Omicron melanda, semuanya harus tetap bersosialisasi demi kesehatan mental. 

Agar tetap aman, pilih tempat bertemu  yang jarang ramai.

"Jangan pergi ke tempat yang dirasa mengkhawatirkan seperti pesta meriah yang digelar teman," tegasnya. 

"Memilih untuk tidak menghadiri pesta ulang tahun teman anak Anda adalah pilihan yang masih dapat diterima secara sosial," tambahnya. 

Menurutnya, mencegah penularan omicron lebih sulit karena omicron bersifat mudah menyebar. Penyebab omicron lebih menular karena mutasi proteinnya cocok dengan reseptor di sel manusia dan mengikat dengan lebih akurat.

"Tidak berarti varian tersebut memicu kasus penyakit yang lebih parah," imbuhnya. 

Ia menyarankan agar semua pihak dapat menghindari ruang tunggu yang tertutup, pakai masker N95, dan sebisa mungkin tidak melepaskannya. 

"Protokol kesehatan umum lainnya tetap perlu diterapkan, seperti mencuci tangan dan tidak sembarangan menyentuh wajah.  Memakai kacamata termasuk hal yang disarankan," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar