Sudah Ada 498 Kasus Omicron di Jakarta

Pengendara motor mengenakan masker saat melintas di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (12/1/2022). Kemenkes memprediksi puncak penyebaran kasus COVID-19 varian Omicron akan terjadi pada awal atau pertengahan Februari 2022. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc. .jpg

KBRN, Jakarta: Wakil Gubernur Jakarta, Ahmad Riza Patria mengungkapkan, sampai saat ini ada sekitar 498 kasus Covid-19 varian Omicron di Ibu Kota, Kamis (13/1/2022).

Sebanyak 89 diantaranya merupakan transmisi lokal, sisanya ditemukan dari mereka yang melakukan perjalanan luar negeri.

"Yang dari transmisi lokal 89 kasus, 17,9%, yang dari impor itu 409 kasus atau 80,1%," tutur Riza kepada wartawan di Balai Kota Jakarta.

Riza memastikan, seluruh pasien ini telah berada di RSDC Wisma Atlet dan RSPI Soelianti Saroso untuk menjalani karantina serta perawatan. 

Meski demikian, Riza mengimbau agar warga tetap berada di kediaman masing-masing saja bila tidak ada kebutuhan mendesak. Termasuk melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin agar terhindar dari penularan.

"Jadi kami minta tidak ada pilihan kami terus mengupayakan pemerintah pusat, pemerintah daerah semuanya bersama-sama dengan semua pihak kita juga minta pihak swasta dan seluruh komponen masyarakat, elemen masyarakat dan seluruh warga bersama2 kita melawan pandemi Covid-19 ini dengan cara mengikuti regulasi yang ada," jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar