Lima Manfaat Seledri, Dapat Lancarkan Pencernaan

KBRN, Pontianak: Berbagai penelitian dilakukan untuk membuktikan manfaat seledri, termasuk biji, batang dan daun seledri.

Dikutip dari alodokter, berikut beberapa potensi manfaat daun seledri untuk kesehatan.

1. Menurunkan tekanan darah

Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak seledri diyakini bisa membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Seledri juga diketahui mengandung berbagai nutrisi, seperti vitamin dan mineral yang dapat memelihara kesehatan ginjal. Bahan ini dapat diolah dalam bentuk jus, hingga suplemen.

2. Mencegah kanker

Ekstrak daun seledri juga sering dimanfaatkan sebagai obat antikanker. Dalam suatu penelitian, ekstrak daun seledri menunjukkan potensi untuk menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker di sekitar perut.

3. Melancarkan pencernaan

Kandungan polisakarida berbasis pektin di dalam daun seledri bisa membantu melancarkan pencernaan, mencegah penyakit maag, memperbaiki lapisan lambung yang rusak dan menjaga kesehatan saluran pencernaan.

4. Meredakan nyeri haid

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi produk yang mengandung biji seledri dengan campuran beberapa bahan lain, bisa mengurangi intensitas dan lamanya rasa nyeri yang dirasakan saat haid.

5. Mengusir nyamuk

Menurut penelitian, gel pengusir nyamuk dengan kandungan ekstrak seledri mampu bertahan lebih dari 4 jam. Efektivitas seledri dengan campuran bahan antinyamuk lainnya, cukup tinggi dalam mengusir nyamuk.Selain beberapa manfaat di atas, seledri juga diduga dapat membantu mengatasi sakit kepala, tidak nafsu makan, kelelahan, menyuburkan rambut bayi, dan melancarkan buang air besar.

Seledri juga diyakini dapat membuat tubuh lebih rileks dan tidur lebih nyenyak, karena kemampuannya sebagai pelemas atau relaksan otot.

Meski memiliki banyak manfaat, Anda tetap perlu berhati-hati jika hendak mengonsumsi suplemen ekstrak seledri, terutama bila sedang hamil, menyusui, memiliki riwayat alergi terhadap bahan ini, menderita kelainan darah, gangguan ginjal, atau tekanan darah rendah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar