FOKUS: #PPKM MIKRO

PSI dan Warung Nasi Sudah Minta Maaf

Ilustrasi / Nasi Kotak PSI untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 (Dok. Istimewa/era.id)

KBRN, Jakarta: Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta maaf atas peristiwa keracunan puluhan warga Jakarta Utara usai menikmati bantuan nasi kotak dari pihaknya.

Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Michael Victor mengaku telah memberikan bantuan terhadap para korban dan terus mendalami pemilik warung yang menyediakan makanan. 

"Adanya kejadian kemarin, kami telah berkoordinasi dengan puskesmas dan RS memastikan warga tertangani. Kami mohon maaf atas hal-hal yang kita bersama tidak harapkan. Kami juga telah memberikan bantuan bagi para korban keracunan makanan. Kami juga menindaklanjuti dan mendalami pemilik warung tersebut," tutur Michael saat dikonfirmasi wartawan, seperti dikutip RRI.co.id, Senin (25/10/2021).

Michael menjelaskan, partainya tidak membuat sendiri makanan tersebut, melainkan hasil kerja sama dengan warung makan dan UMKM. 

Total, kata dia, sudah ada sekitar 300.000 nasi kotak yang dibagikan ke seluruh Indonesia dan semuanya tidak ada masalah. 

"Ricebox PSI esensinya adalah mendukung UMKM yang terdampak pandemi dan kami membeli makanan dari UMKM tersebut, agar ekonomi kerakyatan semakin menggeliat," ungkapnya.

BACA JUGA: 35 Warga Diduga Keracunan Nasi Kotak PSI

Meski demikian, Michael memastikan pemilik warung telah menyampaikan permintaan maaf pada partai maupun korban.

Ia berjanji keracunan massal ini tak akan terulang kembali.

"Pemilik warung sudah menyampaikan minta maafnya juga baik kepada kami dan kepada warga-warga yang keracunan makanan. Kami akan memastikan hal serupa tidak terjadi," tegasnya. 

Sebelumnya, sebanyak 35 warga Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, dilaporkan mengalami keracunan makanan.

Keracunan massal itu terjadi pasca warga menerima nasi kotak yang dibagikan oleh anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

Ketua RW 06 Koja, Suratman, membenarkan informasi tersebut.

Menurutnya, pembagian nasi kotak berlogo PSI berlangsung pada Minggu, 24 Oktober 2021 kemarin.

"Nasi kotak kita dapat 89 boks. Lalu, ada 35 orang yang tercatat di puskesmas didiagnosis keracunan makanan," tutur Suratman kepada wartawan, seperti dikutip RRI.co.id, Senin (25/10/2021). (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00