FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Pfizer-BioNTech Sebut Vaksinnya Efektif untuk Anak-anak

(Anadolu Agency)

KBRN, Washington: Pfizer mengatakan dalam sebuah penelitian yang dirilis pada hari Jumat (22/10/2021) bahwa vaksin COVID-19 yang dikembangkannya dalam kemitraan dengan BioNTech telah terbukti hampir 91% efektif dalam mencegah infeksi simtomatik pada anak-anak berusia 5-11 tahun.

Penelitian, yang dipublikasikan di situs Food and Drug Administration (FDA), muncul menjelang pertemuan panel penasihat badan tersebut pada 26 Oktober untuk memutuskan apakah akan merekomendasikan vaksin untuk anak-anak yang lebih muda. Pfizer telah meminta otorisasi penggunaan darurat untuk memungkinkan orang yang berusia di bawah 12 tahun dan lima tahun atau lebih tua untuk menerima vaksinnya.

Studi ini mengandalkan data dari dosis yang lebih kecil dibandingkan dosis penuh yang diberikan kepada mereka yang sudah memenuhi syarat. Perusahaan menguji resimen 10 mikrogram dari dua suntikan berjarak tiga minggu, dan menemukan resimen itu 90,7% efektif dalam mencegah infeksi simtomatik, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (23/10/2021).

Vaksin Pfizer-BioNTech saat ini hanya disetujui untuk individu berusia 12 tahun ke atas. FDA diperkirakan akan mempublikasikan analisis independen data Pfizer.

Meskipun FDA yang memutuskan apakah vaksin itu aman dan efektif untuk individu yang lebih muda, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menjadi penentu keputusan akhir tentang dalam mengeluarkan persetujuan.

Jika proses tersebut menghasilkan persetujuan akhir, anak-anak dapat mulai menerima vaksin pada bulan November menjelang liburan Natal bulan berikutnya. Pemerintah Biden telah membeli dosis yang cukup untuk memastikan anak-anak dalam kelompok usia dapat divaksinasi jika persetujuan diberikan.

Rencananya Gedung Putih menggunakan berbagai forum untuk memberikan suntikan, termasuk apotek, rumah sakit anak, kantor dokter anak, kantor keluarga, kantor dokter keluarga, klinik pedesaan, dan klinik komunitas.

"Kami akan siap, tetapi sekali lagi, semuanya menunggu keputusan FDA dan CDC," Jeff Zients, koordinator respons COVID Presiden AS Joe Biden, mengatakan pada hari Rabu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00