Regulasi Pemajangan Rokok Segera Disahkan

KBRN, Jakarta: Wakil Gubernur Jakarta, Ahmad Riza Patria membenarkan, masih banyak toko maupun warung yang memajang produk rokoknya di etalase. Menurutnya hal tersebut bagian dari proses penerapan regulasi.

"Ya ini masih proses ini berproses dalam penerapan regulasi," tutur Riza di Balaikota Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Riza menekankan pihaknya secara bertahap akan menyiapkan mekanisme untuk memberikan penghargaan bagi yang patuh dan hukuman bagi yang melanggar.

Meski demikian, ia meminta agar masyarakat maupun penjual rokok disiplin. Jangan ketika ada sanksi maupun petugas baru mematuhi aturan terkait penjualan rokok ini.

"Pasti ada Reward dan Punishment secara bertahap nanti kita akan atur mekanismenya," jelas Riza.

"Namun demikian kami ingin masyarakat semua tidak harus disiplin karena aturan karena ada sanksi ada aparat harus ada kesadaran kita harus patuh taat disiplin dengan kesadaran sendiri karena itu menjadi satu kebutuhan. Jangan karena ada sanksi hadirnya aparat baru kita disiplin," tambahnya melengkapi.

Sebelumnya, tim RRI masih mendapati sejumlah warung klontong maupun minimarket yang memajang produk rokok secara terang-terangan di etalasenya. 

Bahkan lokasinya hanya sekitar 500 meter saja dari Balaikota, yakni di kawasan Sabang, Jakarta Pusat.

Hal tersebut tak sesuai dengan Seruan Gubernur Nomor 8 Tahun 2021 tentang pembinaan kawasan dilarang merokok. Salah satu poinnya melarang memajang bungkus rokok di tempat penjualan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00