FOKUS: #PPKM MIKRO

Kota Jambi Masuk Zona Merah Sebaran Covid-19

Ilustrasi / Petugas membersihkan lantai sekitar deretan toko yang sudah tutup di pusat berbelanjaan modern, Jambi, Senin (12/7/2021). Pemerintah Kota Jambi membatasi jam operasional pusat perbelanjaan atau perdagangan di daerah itu sampai pukul 17.00 WIB dengan pembatasan kapasitas pengunjung 25 persen dan penerapan protokol kesehatan untuk mengendalikan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

KBRN, Jambi: Hasil pemetaan risiko Covid-19 Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi periode 26 juli hingga 1 agustus 2021, yang berlaku hingga 10 Agustus mendatang, menunjukkan tiga wilayah dari 11 Kabupaten/Kota berada di zona merah atau beresiko tinggi.

Tim pakar dan analisis satgas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Ummi Kalsum, menerangkan, tiga wilayah dengan resiko sebaran Covid yang tinggi tersebut meliputi Kabupaten Tebo, Batanghari dan Kota Jambi. 

"Pemetaan risiko pada minggu ke-71 Provinsi Jambi memperoleh skor 1,53 dengan resiko tinggi dengan tiga Kabupaten/Kota berada di zona merah. Sedangkan delapan lainnya, yakni Kerinci, Bungo, Merangin, Sarolangun, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur dan Kota Sungai Penuh, dan tidak ada Kabupaten yang beresiko rendah," kata Ummi Kalsum melalui keterangan resmi yang diterima RRI.co.id di Kota Jambi, Rabu (4/8/2021).

Tidak hanya itu, hasil skoring pemetaan risiko berdasarkan data 26 Juli hingga 1 Agustus 2021 atau minggu ke-71, menunjukkan Provinsi Jambi secara umum berada di zona merah atau resiko tinggi.

Terkait hal ini, tim pakar mengeluarkan rekomendasi berupa satgas Kabupaten/Kota meningkatkan aktivitas pengawasan dan pembinaan masyarakat untuk menerapkan sesuai aturan berlaku, kegiatan pendidikan dianjurkan secara daring pada resiko sedang dan tinggi.

Lonjakan kasus yang sangat signifikan terjadi dalam empat minggu terakhir, perlu disikapi dengan peningkatan pengawasan dalam penerapan PPKM level 4 dan level 3 serta sinergisitas seluruh satgas serta sinkronisasi data antara Kabupaten/Kota dan Provinsi Jambi masih terus dilakukan. (Miechell Octovy Koagouw)

Dok. Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00