Tak Hanya Status, Menikah Bermanfaat bagi Kesehatan

KBRN, Jakarta: Ketika menikah, kamu akan memiliki pendamping hidup yang bisa menemanimu di saat suka dan duka. Menikah juga bukan hanya sekedar menyatukan kedua pasang manusia untuk beranak pinak lalu kembali pada asalnya. Selain itu, menikah juga bisa memberikan beragam manfaat untuk kesehatan dan dipercaya bisa meningkatkan angka harapan hidup atau memperpanjang umur.  

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa pria yang sudah menikah bisa lebih sehat dan merasakan banyak manfaat lain. Wanita juga tentunya bisa merasakan manfaat menikah. Hal ini dapat dicapai jika keduanya saling mendukung untuk menerapkan gaya hidup sehat dan bisa menerima keluarga, seperti mertua, masing-masing.

Melansir dari laman Healthline, (11/6/2021), sebuah studi di Inggris melakukan penelitian terhadap 25.000 orang penderita sakit jantung yang menikah dengan yang tidak menikah. Hasilnya ditemukan kalau di antara pasien yang menikah dan memiliki pasangan, kondisinya 14% membaik lebih cepat daripada pasien yang melajang. Studi tersebut menyimpulkan adanya hubungan dari menikah dengan tingkatan kesehatan seseorang yang lebih baik.

Kemudian, manfaat menikah yang paling sering terdengar adalah dapat memperpanjang usia, terutama pada laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan, laki-laki yang sudah menikah dan mengalami serangan jantung memiliki potensi bertahan hidup lebih lama, dibandingkan laki-laki lajang yang mengalami serangan jantung.

Alasannya, karena keberadaan pasangan hidup yang memerhatikan dan mengingatkan rutinitas minum obat, kontrol ke dokter secara rutin, dan bersama-sama menjalani pola hidup sehat akan meningkatkan peluang untuk pulih dan menjalani hidup dengan lebih baik setelah mengalami serangan jantung.

Selain itu, menikah juga memiliki berbagai manfaat lainnya bagi kesehatan, yaitu:

1. Risiko sakit jantung lebih rendah

Seperti contoh penelitian di atas, penelitian lain juga mengemukakan bahwa keuntungan dari menikah dapat memengaruhi kesehatan jantung Anda. Dalam penelitian yang berasal dari Universitas Turku di Finlandia, wanita dan laki-laki yang sudah menikah diketahui mempunyai risiko 65%-66% lebih rendah untuk mengalami penyakit jantung, jika dibandingkan dengan orang yang belum menikah.

Belum ada penjelasan ilmiah dan pasti mengenai hal ini, namun mereka menganggap bahwa pernikahan dapat meningkatkan dukungan emosional, terbangunnya keintiman fisik, serta ikatan sosial yang lebih dalam. Semua hal tersebut dapat membuat tekanan darah seseorang menurun dan stabil, yang kemudian berdampak pada kesehatan jantung.

2. Keuntungan dari menikah dapat menghindari stress

Sebuah laporan medis yang diterbitkan oleh University of Chicago menemukan suatu hal mengenai manfaat pernikahan, yang memiliki efek untuk menurunkan hormon kortisol sebagai pemicu tekanan psikologis. Begitupun dengan seseorang yang sedang dalam berada hubungan jangka panjang, hubungan tersebut dapat memperkuat dan mengubah hormon stress jadi perasaan bahagia terhadap pasangannya.

3. Lebih cepat pulih kesehatannya

Selain bisa menurunkan risiko terkena penyakit, ternyata dengan menikah juga bisa mendukung masa pemulihan operasi menjadi lebih cepat. Kathleen King, seorang peneliti dari University of Rochester menyatakan bahwa seseorang yang menikah dan menjalani operasi, berpotensi 2 kali hidup lebih lama. Hal ini akan berkaitan erat dengan dukungan serta kehadiran pasangan yang menemani hari-hari Anda selama masa pemulihan.

4. Tidur lebih nyenyak sebagai keuntungan dari menikah

Siapa yang menyangka kalau dengan menikah bisa membuat Anda mendapatkan tidur yang nyenyak dan berkualitas. Wendy Troxel, seorang psikolog di Universitas Pittsburg menemukan bahwa wanita yang menikah memiliki 10% kualitas tidur yang lebih baik daripada wanita yang tidak menikah. Aktivitas seks sebelum tidur diduga kuat sebagai salah satu alasan tubuh melepaskan hormon oksitosin yang membuat tidur jadi lebih nyenyak.

5. Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh

Menurut sejumlah penelitian, kebahagiaan di dalam hubungan, termasuk pernikahan, dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Hal ini terjadi karena dalam hubungan yang bahagia, hormon kortisol cenderung dilepaskan dalam jumlah lebih rendah.

Kortisol sendiri merupakan hormon pemicu stres. Ketika tubuh memproduksi hormon ini secara berlebihan, stres yang Anda rasakan akan semakin meningkat dan fungsi kekebalan tubuh juga ikut terganggu.

Saat fungsi kekebalan tubuh berjalan dengan baik, risiko Anda terinfeksi virus atau bakteri penyebab penyakit pun akan berkurang. Kondisi itu membuat Anda dan pasangan memiliki peluang untuk hidup lebih lama.

6. Meningkatnya keinginan untuk hidup sehat

Saat menikah, kebanyakan orang umumnya akan memulai untuk hidup lebih sehat. Menurut beberapa studi, pasangan yang telah menikah memiliki pola makan lebih sehat dibandingkan orang-orang berstatus lajang. 

Tak hanya pola makan, mereka juga mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Selain itu, pasangan yang sudah menikah diketahui lebih sering berkonsultasi secara teratur dengan dokter dibanding para lajang.

7. Menjaga tekanan darah lebih stabil

Menurut penelitian, seseorang yang menjalani pernikahan yang bahagia memiliki tekanan darah yang lebih stabil dibandingkan mereka yang masih lajang. Bahkan,  pelukan hangat dari pasangan juga bisa berdampak baik pada tekanan darah.

8. Memetik manfaat dari berhubungan seks

Saat sudah menikah, kamu dan pasangan tentu akan melakukan hubungan intim.  Melakukan hubungan intim secara rutin bisa memberikan beberapa manfaat, seperti meningkatkan kualitas tidur, membakar kalori, mengencangkan otot, meredakan sakit kepala, serta menjaga kesehatan jantung.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00