FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Pandemi, Muhammadiyah Gelontorkan Sepertiga Triliun untuk Masyarakat

KBRN, Yogyakarta: Ormas Islam Muhammadiyah tidak hanya memberikan kritik membangun dalam penanganan pandemi Corona di Indonesia. Muhammadiyah juga konsisten terlibat dalam menangani pandemi sejak awal.

Bahkan dalam kurun waktu 14 bulan pandemi terjadi di Tanah Air, Muhammadiyah telah menghabiskan lebih dari sepertiga triliun. 

Dari data terbaru yang dirilis pada 10 Mei 2021 pukul 16:00 WIB, Muhammadiyah terhitung telah merogoh kocek sedikitnya Rp346.331.832 untuk sedikitnya 31.907.519 jiwa penduduk Indonesia dari beragam suku, ras dan agama.

Sejak diumumkannya kasus Covid-19 di Indonesia oleh Presiden Jokowi pada 2 Maret 2020, Muhammadiyah merespons cepat dengan membentuk Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) pada 5 Maret 2020.

"Pendirian MCCC ini lebih awal delapan hari daripada pembentukan Gugus Tugas Penanganan Covid yang baru dibentuk Pemerintah pada 13 Maret 2020. Tak hanya membentuk gugus tugas, Muhammadiyah juga menyiapkan perangkat fatwa, sikap keagamaan dan mengerahkan seluruh komponen Persyarikatan di tingkat pusat hingga ranting untuk bergerak bersama," ujar Ketua MCCC Agus Samsudin, Rabu (12/5/2021) siang.

Agus Samsudin menuturkan gerak masif dan terstruktur Muhammadiyah diapresiasi oleh berbagai pihak dari akademisi asing, lembaga kesehatan internasional, hingga masyarakat Indonesia sendiri.

"Angka Rp 346 Milyar itu difungsikan dalam 32 bentuk program penanganan Covid dari tingkat hulu hingga hilir, baik di bidang kesehatan, sosial, ekonomi hingga ketahanan pangan, namun tidak termasuk biaya perawatan di RS Muhammadiyah dan RS ‘Aisyiyah serta operasional relawan yang juga cukup besar," katanya.

86 Rumah Sakit

Agus menambahkan, Muhammadiyah tercatat telah melibatkan 86 Rumah Sakit Muhammadiyah-‘Aisyiyah di seluruh Indonesia dengan penanganan terhadap 3.777 pasien ODP, 3.366 PDP, 17.618 pasien terkonfirmasi positif, 2.650 pasien probable dan 13.795 pasien suspek.

"Sebanyak 60 Rumah Sakit Muhammadiyah-‘Aisyiyah juga telah melakukan vaksinasi bagi sedikitnya 68.208 warga Indonesia dari latar belakang agama yang berbeda," tambahnya.

Tak hanya melibatkan Rumah Sakit, Muhammadiyah juga membangun enam tempat pelayanan Isolasi bagi warga umum dengan kapasitas 192 kamar yang telah melayani 648 masyarakat. (ros)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00