FOKUS: #PPKM MIKRO

Mudik Lebaran, Kasus Kematian Corona Capai 47.012

Keadaan di luar Indonesia, pekerja yang mengenakan alat pelindung diri (APD) bekerja untuk memperpanjang krematorium karena jumlah orang yang meninggal karena penyakit virus corona (COVID-19) melonjak, ketika wabah India menyebar ke seluruh Asia Selatan, di Kathmandu, Nepal, Rabu (5/5/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Navesh Chitrakar

KBRN, Jakarta: Mudik Lebaran 2021, kasus positif virus corona (Covid-19) langsung bertambah 3.922 sejak Minggu (9/5/2021).

Kemudian dari jumlah kasus positif, sebanyak 47.012 orang di antaranya meninggal dunia. 

Pasien yang meninggal dunia usai terinfeksi virus corona bertambah 170 dari hari sebelumnya. 

Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 di Indonesia sejak diumumkan awal Maret 2020 hingga hari ini menjadi 1.713.684 orang.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, sebanyak 1.568.277 orang di antaranya telah sembuh, sudah termasuk penambahan 4.360 orang dari hari sebelumnya.

Sementara itu, seperti dilansir CNN Indonesia, kasus aktif di Indonesia mencapai 98.395 orang. 

Jumlah spesimen yang diperiksa di laboratorium kesehatan se-Indonesia hingga hari ini mencapai 48.901 sampel, sedangkan jumlah suspek sebanyak 86.846 orang.

Sehari sebelumnya, Jumat (7/5), jumlah akumulasi positif Covid-19 di Indonesia mencapai 1.709.762 kasus. 

Sebanyak 1.563.917 orang di antaranya telah sembuh dan 46.842 pasien meninggal dunia.

Di tengah penanggulangan Covid, ada risiko klaster penularan Corona lewat mobilisasi perjalanan mudik. 

Dengan demikian, pemerintah pusat telah mengeluarkan aturan larangan mudik mulai 6 Mei sampai 17 Mei 2021. 

Meski begitu, sudah banyak warga yang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman sebelum larangan mudik resmi diberlakukan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00