FOKUS: #PPKM MIKRO

Kasus Covid-19 Jakarta, 7.622 Orang Diisolasi

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia Handayani (istimewa)

KBRN, Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19.

Seiring dengan menerapkan 3T,  vaksinasi COVID-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas. 

Namun meski demikian, masih tetap dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Mengingat, vaksinasi COVID-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus COVID-19 jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian.

Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan, sehingga butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan Covid-19.

“Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 357.870. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 65.655. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 83 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 7.622 (orang yang masih dirawat/isolasi),"  kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia Handayani dalam keterangan terulisnya di Jakarta, seperti dikutip RRI.co.id, Minggu (9/5/2021). 

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, telah dilakukan tes PCR sebanyak 10.258 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 8.206 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 809 positif dan 7.397 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 2.476 orang dites, dengan hasil 55 positif dan 2.421 negatif.

Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 415.647 kasus.

Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 401.114 dengan tingkat kesembuhan 96.5%, dan total 6.911 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1.7%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2.7%. 

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 8.0%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10.9%.

WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung.

Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang.

Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 2.117.046 orang (70.6%) dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 1.405.753 orang (46.8%).

Rinciannya, yaitu untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 128.918 orang (114.8%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 113.180 orang (100.8%), dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang.

Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 582.375 orang (63.9%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 484.444 orang (53.1%), dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang.

Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 1.405.753 orang (71.1%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 808.129 orang (40.9%), dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang.

Berdasarkan laporan harian Satpol PP Provinsi DKI Jakarta pada 8 Mei 2021 pukul 18.00 WIB, telah dilakukan penertiban dengan total denda sebesar Rp 2.800.000. 

Sehingga, harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan COVID-19. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00