Kearifan Lokal Nusantara Adalah Demi Terpeliharanya Alam

Sastrawan Sunda Acep Zamzam Noor (RRI)

KBRN, Bandung: Indonesia adalah negara budaya dengan begitu banyaknya suku dan bahasa, serta karakter-karakter yang berbeda, menurut sastrawan Bandung.

Sastrawan Sunda Acep Zamzam Noor menilai, dari ribuan khazanah budaya tersebut terdapat sejumlah kemiripan yang merupakan bentuk manifestasi kearifan lokal.

"Masyarakat sunda adalah masyarakat yang religius, karena dari sejak awal juga terjadi tritangtu. Bahwa ada buana nyuncung, yaitu adalah dunia atas. Ada buana panca tengah, itu adalah manusia. Dan ada buana larang adalah bumi," ungkap Acep dalam sarasehan "Budaya untuk Bela Negara", yang digelar di Auditorium LPP RRI Bandung, Sabtu (6/3/2021).

"Jadi itu sangat religius sekali," ungkapnya.

Menurutnya, hal tersebut menjadi dasar bagi masyarakat sunda, budaya sunda, dan kampung adat yang ada di tanah Pasundan.

"Kampung adat di Sunda ini banyak sekali, bukan hanya di Badui saja. Di Tasik juga ada Kampung Naga. Di ciamis ada Kampung Kuta yang juga mempunyai kearifan-kearifan lokal yang juga mungkin hampir sama. Bahwa intinya, dari kearifan-kearifan lokal yang dipunyai Jawa Barat, atau katakanlah yang dipunyai oleh Sunda itu adalah bagaimana memelihara alam," ungkap Acep dalam penjelasannya.

Menurutnya, seluruh adat dan budaya yang mengejawantah di Nusantara ini memiliki satu tujuan: bagaimana memelihara alam.

"Sehingga jelas di sana ada hutan larangan, ada hutan bukaan, dan juga ada hutan untuk hunian," jelasnya lagi.

"Hutan larangan itu adalah sumber kehidupan, sumber air, sumber dari pusat dunia. Itu tidak boleh diganggu. Itu harus dipelihara."

"Lalu ada hutan bukaan. Hutan bukaan itu adalah hutan yang bisa diproduksi, tapi tidak dihancurkan. Artinya untuk mengambil kayu bakar, untuk mengambil daun-daunnya itu bisa dilakukan, tapi tidak menghancurkan hutan," jelas Acep.

Sementara hutan hunian digunakan sebagai tempat tinggal manusia yang berdampingan dengan alam.

Dengan fakta tersebut, Acep menjelaskan, bahwa kearifan lokal Indonesia yang utama adalah bagaimana memelihara alam ini.

"Karena kehancuran kita ini juga adalah kehancuran alam," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00