Pemerintah Pangkas Cuti Bersama, Ini SK-nya

Foto: (Dok. Ist)

KBRN, Jakarta: Melihat penyebaran Covid-19 masih terjadi, Pemerintah memangkas cuti bersama tahun ini dari tujuh menjadi dua hari saja.

“Dalam surat keputusan bersama (SKB) sebelumnya terdapat tujuh hari cuti bersama. Setelah dilakukan peninjauan kembali SKB, maka cuti bersama dikurangi dari semula tujuh hari menjadi hanya tinggal dua hari saja,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Senin (22/2/2021).

Dari lima hari pemangkasan cuti bersama ini, tiga harinya adalah cuti Hari Raya Idul Fitri 2021.

Kesepakatan tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang Hari libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021. 

Adapun cuti bersama tahun 2021 yang dipangkas yakni 12 Maret yang sebelumnya ditetapkan hari cuti bersama dalam rangka Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Selanjutnya adalah cuti bersama Hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Tanggal merah Idul Fitri adalah 13 Mei (Kamis) dan 14 Mei (Jumat). Dalam SKB lama, cuti bersama Idul Fitri ditetapkan tanggal 12, 17, 18, 19 Mei. Dalam SKB yang baru, cuti Idul Fitri hanya pada tanggal 12 Mei. Sementara tanggal 17, 18, 19 Mei dibatalkan. 

Kemudian, cuti tanggal 27 Desember untuk Hari Raya Natal juga dipangkas. Namun, cuti bersama Hari Natal untuk 24 Desember tetap diberikan.

Menurut Muhadjir, pertimbangan mengapa masih diberikan satu hari menjelang Hari Raya Idul Fitri dan satu hari menjelang Natal adalah untuk memudahkan Polri dalam mengelola pergerakan masyarakat. 

“Jangan sampai terjadi penumpukan pada satu hari dan justru akan berbahaya,” ujar dia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00