Enam Bulan Koma di Taiwan, PMI Dipulangkan

Dok. Istimewa

KBRN, Tangerang: Selama enam bulan mengalami koma atau tidak sadarkan diri di Taiwan, seorang pekerja migran Indonesia (PMI), Aam Ainah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengaku, setelah mendengar kabar terkait kondisi Aam, dirinya langsung meminta pihak agensi untuk memulangkan, guna menjalani pengobatan di Indonesia. Kala itu, Aam tengah dirawat di sebuah rumah sakit di Taiwan.

“Dengar seperti itu, kami langsung minta agar dia (Aam) dipulangkan segera untuk dirawat di Indonesia,” aku Benny di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (27/1/2021).

Lebih lanjut Benny menuturkan, Aam merupakan PMI resmi yang bekerja di luar negeri melalui proses perusahaan penempatan sejak tahun 2012 lalu. Namun, setelah masa kerjanya habis, di tahun 2015, Aam lalu memperpanjang masa kerja dengan proses mandiri.

“Itu yang mengakibatkan Aam tidak lagi terdata di dalam sistem BP2MI,” jelasnya.

Perlu diketahui, meski sudah tiba di tanah air, PMI asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat itu masih belum sadarkan diri. Hal itu karena struk dan pendarahan di bagian otak yang dialaminya.

Setiba di Bandara Soekarno-Hatta, Aam langsung dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, guna perawatan lebih lanjut sebelum dinyatakan telah sehat dan diperbolehkan pulang ke kampung halamannya.

“Dan seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh kami hingga dinyatakan sehat,” tegasnya.

Menyusul kasus Aam tersebut, Benny memastikan pihaknya bakalan merevisi segala aturan yang memberatkan PMI, termasuk yang tidak terdata di sistem BP2MI.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00