10 Hewan Langka Ini Dilindungi Pemerintah Indonesia

Sumber foto: indoyachts

KBRN, Jakarta: Pembangunan Jurassic Park di Taman Nasional Komodo (TNK) menuai beragam reaksi dari setiap kalangan.

Padahal, Indonesia dimata dunia dikenal sebagai negara yang memiliki keindahan alam. Selain keindahan alam, Indonesia juga terkenal dengan kekayaan fauna yang beragam, termasuk juga fauna langka yang hanya terdapat di Indonesia. 

Pemerintah sendiri telah mengeluarkan UU yang mengatur tentang hewan langka yang dilindungi oleh Indonesia. Lalu apa saja hewan langka yang dilindungi tersebut? Berikut 10 hewan langka yang dilindungi di Indonesia.

1. Orang Utan

Orang Utan merupakan hewan langka yang mirip seperti kera, namun ternyata ia mempunyai ciri khas tersendiri, yaitu mempunyai rambut yang begitu panjang, selain itu ia juga mempunyai lengan panjang dan berbulu kemerahan atau cokelat,.

Ia hidup di hutan tropis Indonesia dan Malaysia, khususnya di Pulau Kalimantan dan Sumatra. Orangutan betina biasanya melahirkan pada usia 7-10 tahun dengan lama kandungan berkisar antara 8,5 hingga 9 bulan, hampir sama dengan manusia. Jumlah bayi yang dilahirkan seorang betina biasanya hanya satu. Bayi orangutan dapat hidup mandiri pada usia 6-7 tahun. 

Kebergantungan orangutan pada induknya merupakan yang terlama dari semua hewan, karena ada banyak hal yang harus dipelajari untuk bisa bertahan hidup, mereka biasanya dipelihara hingga berusia 6 tahun. Orangutan berkembangbiak lebih lama dibandingkan hewan primata lainnya, orangutan betina hanya melahirkan seekor anak setiap 7-8 tahun sekali. 

Umur orangutan di alam liar sekitar 45 tahun, dan sepanjang hidupnya orangutan betina hanya memiliki 3 keturunan seumur hidupnya. Di mana itu berarti reproduksi orangutan sangat lambat.

2. Badak Bercula Satu (Rhinoceras sundaicus)

Badak Bercula satu ini merupakan salah satu hewan yang langka di Indonesia, hanya sekitar 50-an ekor saja hewan ini yang masih hidup. Hewan ini hanya ditemukan di hutan Ujung Kulon, Pulau Jawa. 

Badak jawa adalah hewan herbivora dan makan bermacam-macam spesies tanaman, terutama tunas, ranting, daun-daunan muda dan buah yang jatuh. Kebanyakan tumbuhan disukai oleh spesies ini tumbuh di daerah yang terkena sinar matahari: pada pembukaan hutan, semak-semak dan tipe vegetasi lainnya tanpa pohon besar. 

Badak diperkirakan makan 50 kg makanan per hari. Seperti badak Sumatra, spesies badak ini memerlukan garam untuk makanannya.

3. Badak Bercula Dua (Dicerorhinus sumatrensis)

Hampir mirip bentuk badannya dengan badak bercula satu, hanya saja yang membedakannya ada dicula dibagian depannya yang berjumlah dua. Hewan ini hanya bisa ditemukan didaerah Sumatera.

4. Musang Congkok (Prionodon linsang)

Hewan langka yang satu ini beratnya mencapai 5 kilogram (Kg) dan mempunyai panjang tubuh sekitar 71 cm. Hewan ini hanya dapat ditemukan di wilayah Aceh dan pegunungan Sumatera Barat. 

Hewan ini cukup gesit untuk memanjat pohon, sedang makanan kesukaannya adalah mamalaia kecil dan beberapa jenis serangga.

5. Singapuar (Tarsius bancanus)

Indonesia harusnya bangga karena memiliki hewan Singapuar yang dijuluki sebagai primata terkecil di dunia. Hewan langka yang satu ini hanya mempunyai berat tubuh sekitar 80-140 gram dan memiliki panjang tubuh sekitar 12-15 cm, hal ini menjadikan Singapuar cukup layak disebut sebagai primata terkecil di dunia.

Hewan ini mempunyai sepasang mata yang lumayan besar yang ukurannya melebihi volume otaknya sendiri, dan ternyata matanya itu hanya bisa digunakan pada malam hari. Habitat asli Singapuar terdapat di kepulauan kalimantan, kepualauan Riau, dan kepulauan Sumatera bagian selatan serta tenggara.

6. Ikan Belida (Notopetrus chitala)

Ikan Belida dengan berat tubuh dapat mencapai 1 kg dan panjang tubuh mencapai 87,5 cm. Uniknya, bentuk tubuh ikan ini nampak seperti pisau, sedang makanan kesukaannya yaitu ikan-ikan kecil serta udang. 

Habitat asli dari ikan ini adalah di perairan wilayah air tawar di wilayah Jawan dan Kalimantan.

7. Harimau Sumatra (Pantheras tigris sumatra)

Harimau Sumatera merupakan salah satu hewan yang dilindungi oleh pemerintah, keberadaannya kini sungguh memprihatinkan karena jumlah semua Harimau Sumatera hanya tinggal 500 ekor saja. 

Penebangan hutan yang sembarangan serta perburuan liar dituding sebagai penyebab langkanya hewan yang satu ini. 

8. Anoa (Bubalus depressicornis)

Anoa adalah mamalia terbesar dan endemik yang hidup di daratan Pulau Sulawesi dan Pulau Buton. Banyak yang menyebut anoa sebagai kerbau kerdil.

Anoa merupakan hewan yang tergolong fauna peralihan. Anoa merupakan mamalia tergolong dalam famili bovidae yang tersebar hampir di seluruh pulau Sulawesi. Kawasan Wallacea yang terdiri atas pulau Sulawesi, Maluku, Halmahera, Kepulauan Flores, dan pulaupulau kecil di Nusa Tenggara. 

Wilayah ini unik karena banyak memiliki flora dan fauna yang endemik dan merupakan kawasan peralihan antara benua Asia dan Australia.  Anoa tergolong satwa liar yang langka dan dilindungi Undang-Undang di Indonesia sejak tahun 1931 dan dipertegas dengan Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999.

9. Burung Elang Jawa (Spizaetus bartelsi)

Burung Elang ini mempunyai bentuk yang sangat gagah, saat ini kabarnya populasi mereka kini tinggal 250 ekor saja. Keberadaannya hampir tersebar merata di sekitar hutan di pulau Jawa seperti gunung Anjasmoro, gunung Kawi, gunung Salak, gunung Slamet dan masih banyak lagi yang lainnya. 

Satwa ini dianggap identik dengan lambang negara Republik Indonesia, yaitu Garuda. Dan sejak 1992, burung ini ditetapkan sebagai maskot satwa langka Indonesia.

10. Komodo

Komodo adalah hewan yang sangat langka karena populasinya yang sedikit. Komodo hanya terdapat di Indonesia yaitu tepatnya di pulau komodo. 

Hewan ini juga termasuk spesies kadal paling besar di dunia yang rata-rata memiliki panjang 2-3 meter dan berat bisa mencapai 100 kg. Habitat komodo telah mengalami penyusutan dan terancam punah karena perbuatan manusia. 

Biawak komodo telah ditetapkan sebagai hewan yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia dan habitanya dijadikan taman nasional, yaitu Taman Nasional Komodo, yang tujuannya didirikan untuk melindungi mereka.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00