Luhut Sudah Dikerahkan, Kasus Covid-19 Kian Mengerikan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan (Ant/Fikri Yusuf)

KBRN, Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk untuk mengendalikan virus corona (Covid-19) di 9 (sembilan) provinsi dengan tingkat penularan tinggi.

Namun, setelah sepekan lebih ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk menurunkan kasus Covid-19 pada Selasa (15/9/2020) lalu, tidaklah nampak penurunan tersebut, melainkan terus naik tajam.

Sebelumnya, sebagai Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Panjaitan, dirinya menilai alasan Presiden Joko Widodo menunjuknya memimpin penanganan Covid-19 di sembilan Provinsi agar lebih efektif.

"Presiden mungkin melihat biar saya menyusun dan mengkoordinasikan strategi dan mengkoordinasikan semua elemen di dalamnya. Mungkin Presiden lihat supaya lebih cepat, lebih efektif, maka saya ditugasin," kata Luhut dalam tayangan di kanal YouTube Najwa Shihab, Kamis (24/9/2020).

Hari ini saja pasien positif  baru bertambah 4.823 kasus dan jumlah kasus aktif per hari ini 60.431.

Jika dilihat secara kumulatif tingkat nasional, jumlahnya mencapai 266.845 kasus. 

Per hari ini, penambahan kasus tertinggi berada di DKI Jakarta dengan 1.171 kasus dan kumulatifnya mencapai 67.902 kasus. 

Seperti diketahui, Jokowi meminta Luhut Binsar Pandjaitan untuk menetralisir penularan Covid-19 di sembilan provinsi yang tercatat dengan angka penularan dan kematian yang tinggi. 

Kesembilan provinsi itu adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00