Jenis Masker Ini Tidak Semua Cegah Corona

(foto:brilio)

KBRN, Jakarta: Seiring dengan kabar merebaknya virus corona, memakai masker saat ini merupakan kewajiban. 

Alhasil, penjualan masker di musim pandemi corona jadi laris manis. membeli masker, apakah anda sudah tahu beberapa jenis masker yang bisa digunakan sebagai Alat Pelindung Diri (APD)?

Menurut Kementerian Kesehatan, jenis masker berdasarkan fungsinya ada dua jenis. Pertama masker partikel, masker jenis ini adalah masker yang biasa digunakan sekali atau dua kali pakai.

Masker partikel punya kemampuan menyaring udara dari partikel sebesar 0,3 micron. Kedua masker kimia, masker ini punya fungsi untuk menetralkan udara yang tercemar, masker ini biasanya dipakai petugas pemadam kebakaran gitu. 

Lalu, ada jenis masker apalagi selain dua yang telah dijelaskan?

1. Masker Kain/Buff

Jenis masker kain atau buff dipakai buat pengendara motor. Masker ini dijual dengan berbagai motif, masker ini juga bisa dicuci dan dipakai berkali-kali. Kekurangan dari masker ini adalah tidak ada penyaring khusus yang dapat menyaring debu-debu dengan ukuran sangat kecil. Zat polutan yang ukurannya kecil masih bisa masuk.

2. Simple Mask

Sama seperti buff, masker simple mask biasa dipakai oleh para pengguna motor di jalan. Simple mask mudah dicari dan desainnya lebih sederhana. 

Mirip masker bedah, jenis masker ini hanya mampu menyaring partikel besar 30 persen sampai 40 persen. Menggunakan simple mask harus sekali pakai. Masker ini bekerja cukup baik dalam menyaring polutan.

3. Masker Bedah

Masker ini ampuh menghindarkan anda dari polusi udara. Desain yang mirip simple mask, membuat masker ini kadang dianggap mirip. 

Kekurangan masker ini adalah lapisan filter debu yang lebih tipis. Fungsi masker ini sendiri buat menghambat penyebaran infeksi. Penggunaan masker ini hanya sekali pakai dan tidak boleh terlalu lama.

4. Masker N95, N99, N100

Masker dengan kode huruf dan angka ini memiliki fungsi yang berbeda-beda. Mengutip Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika (FDA), masker N95 termasuk jenis masker yang efektif melindungi hidung dan mulut dari polusi. 

Pada masker ini terdapat lapisan penyaring khusus yang menghalau partikel kecil PM2.5 (Particular Matter) hingga 95 persen. Masker N99 lebih efektif dibanding N95. Masker jenis ini mampu menyaring polutan hingga 99 persen. 

Sementara, masker N100 dapat menahan partikel PM2.5 hingga 99.97 persen. Selain itu, penggunaan masker N100 nggak begitu praktis dipakai sehari-hari. Ketiga jenis masker ini nggak tahan terhadap polutan berbasis minyak.

5. Masker R95, R99, R100

Masker jenis R95, R99, dan R100 cukup tahan dengan polutan berbasis minyak. Kalau berada di lingkungan yang terdapat polutan mengandung aerosol minyak seperti kabut asap hasil pembakaran batu bara, gas alam ataupun minyak, anda bisa menggunakan masker jenis ini. 

Masker R95 mampu menyaring aerosol minyak sampai 95 persen, masker R99 hingga 99 persen dan R100 sanggup menyaring partikel tersebut sebesar 99.97 persen. Ketiga jenis masker ini mampu bertahan dengan efektif hingga 8 jam.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00