Lapas Ini Ajukan Mayoritas Napinya Dapat Remisi

KBRN, Palangka Raya: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA kota Palangka Raya mengusulkan lebih dari separuh warga binaannya untuk mendapatkan remisi pada HUT Kemerdekaan RI yang ke-75 tahun, yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2020 nanti. Remisi tersebut sudah diajukan ke pusat.

Pengajuan remisi tersebut berdasarkan Permenkumham Nomor 18 Tahun 2019 atas perubahan peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 3 Tahun 2018 tentang syarat dan tata cara pemberian remisi, asimilasi, cuti mengunjungi keluarga, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas dan cuti bersyarat.

Kepala Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Chandra Nustiono menyampaikan, terdapat sebanyak 706 warga binaan pemasyarakatan yang menghuni di Lapas Palangka Raya. Yang diajukan untuk mendapat remisi sebanyak 461 orang.

"Sebanyak 461 warga binaan mendapat remisi umum satu dengan rincian remisi 1 bulan ada 19 orang, remisi 2 bulan 92 orang, remisi 3 bulan 132 orang, remisi 4 bulan 130 orang, remisi 5 bulan 72 orang, dan remisi 6 bulan 16 orang," jelasnya, Selasa (11/08/2020).

Lebih lanjut, Chandra mengatakan semua bentuk pengusulan remisi di Lapas Palangka Raya tidak dipungut biaya apapun atau gratis.

"Diharapkan pemberian remisi dapat mengurangi tingkat hunian lapas yang semakin tinggi. Sehingga over kapasitas dapat dikurangi," ucapnya.

Selain itu, remisi menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas diri WBP dalam berbenah diri agar kembali ke jalan yang benar.

Namun untuk mendapatkan remisi umum ini terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh narapidana. 

"Diantaranya telah menjalani 6 bulan masa pidana, berkelakuan baik dan tidak masuk dalam register f (daftar napi yang melakukan pelanggaran) serta syarat khusus lain untuk kasus kejahatan berdasarkan PP Nomor 28 dan PP Nomor 99," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00