Pembangunan MRT Ratusan Pohon Ibukota Dipindahkan, Kemana ?

Salah Satu Pohon yang terkena Dampak Pembangunan Fase II MRT di Kawasan Monas (Dok. Danang Sundoro/RRI)

KBRN, Jakarta : Progres pembangunan proyek  Fase II MRT saat ini tengah berjalan, dampaknya ratusan pohon disekitaran Thamrin-Monas akan direlokasi ataupun digantikan dengan pohon yang baru.

Selama pembangunan proyek strategis nasional ini, pihak MRT berjanji akan berkomitmen untuk melaksanakan tugas sesuai aturan Keputusan Gubernur No. 792 Tahun 1997, termasuk dalam pemindahan ratusan pohon, mengingat kegiatan fase 2 MRT dengan tujuan HI-Kota akan ditargetkan selesai 2025.

"Dalam pembangunan fase II tersebut, dari Bundaran HI sampai Kota dilanjutkan ke Ancol itu melewati 2 stasiun yaitu stasiun di Thamrin dan Monas. Tentunya dalam melewati kedua stasiun itu pasti ada dampak-dampak pemindahan pohon-pohon di area yang akan dilewati MRT, walaupun itu stasiunnya ada di bawah," ujar Komisaris Utama PT MRT Jakarta Muhammad Syaugi dalam forum jurnalis MRT dihadapan RRI dan awak media di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2020).

Terpantau ada sekitar 815 pohon yang terdampak dari pembangunan fase II MRT,  235 pohon di antaranya yang berada di sekitar pembangunan stasiun Thamrin dan 580 pohon sisanya di sekitar pembangunan stasiun Monas.

"Stasiun Thamrin, pohon-pohon yang terdampak adalah yang di Median dan kanan-kiri jalan totalnya adalah sekitar 235 pohon dari 235 pohon itu 171 pohon itu akan diganti dan ada 64 pohon yang akan direlokasi," jelas Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim.

"Bagaimana dengan stasiun monas, untuk pembangunan stasiun monas ada 2 lokasi, pertama untuk pembangunan entrance kita yang di jalan Museum itu ada 55 pohon yang harus kita ganti. Kemudian untuk pembangunan stasiun itu sendiri yang ada di dalam area monas itu totalnya ada 580 pohon yang terdampak dari 580 pohon yang terdampak itu 430 pohon akan diganti. Sedangkan 150 an sisanya akan direlokasi atau dipindahkan," lanjutnya.

Dipindahkan Kemana Pohon Disekitaran Thamrin-Monas? 

PT MRT Jakarta menjelaskan berdasarkan rekomendasi Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta,  berbagai pohon itu yang statusnya akan direlokasi dan ditanam kembali, rencananya dilakukan di area Kebon Bibit Srengseng, Jakarta Barat. Sementara pepohonan yang diganti, kayunya akan dibawa ke tempat penimbunan kayu di Pondok Pinang di Jakarta Selatan milik Dinas Pertanaman Kota Provinsi DKI Jakarta.

"Pohon yang akan direlokasi itu akan di-keep di Kebun Bibit itu, lalu akan dimanfaatkan oleh rekan-rekan Dinas Pertamanan mungkin ditanam ke tempat lain. Sedangkan, pohon yang diganti sisa kayunya itu akan diolah lagi, dibuat menjadi nilai tambah lagi, jadi tidak dibuang begitu saja," imbuhnya.

Perlu diketahui, sebelum dibawah ke tempat tersebut, proses pencabutan pohon-pohon ini,  terbagi menjadi 2 kegiatan yakni penggantian pohon dan relokasi pohon. Penggantian pohon yang dimaksud adalah mencabut pohon-pohon yang dianggap tidak layak untuk ditanam kembali dan diganti dengan pohon yang baru.

Adapun relokasi adalah mencabut pohon yang masih layak tanam kemudian dipindahkan ke lokasi lain yang cocok untuk penanam pohon tersebut.

"Nah,  untuk mengetahui kelayakan pohon atau tidak akan dilakukan yang namanya observasi fisik dan USG kondisi pohon," ujar Silvia Halim.

"Apakah dia sehat atau tidak itu keropos atau tingkat kerusakan berapa persen dan ini jadi guidance kita untuk men-treat pohon ini, intinya kalau pohon ini tidak sehat maka baiknya diganti saja, tapi kalau pohonnya dalam kondisi sehat dengan tingkat hidup yang tinggi maksudnya kalau dipindah maka direlokasikan," tambahnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00