Ternyata ini Penyebab Penumpukan Penumpang KRL

Penumpukan antrean penumpang di stasiun tanah abang lantai 2 (Foto: Mosita RRI)

KBRN, Jakarta: VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba menanggapi penumpukan antrean yang terjadi di stasiun Tanah Abang, Jakarta, pada Selasa (14/7/2020) sore ini.

Ane menyatakan, penyebab antrean panjang pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) commuter line dikarenakan ada pembatasan masuk stasiun dan peron kereta.

"74 per kereta, jadi harus antre," katanya ketika dikonfirmasi RRI.co.id pad Selasa (14/7/2020).

Karena itu, ia meminta, agar penumpang tetap mematuhi peraturan yang sudah ada karena petugas pasti selalu ada di lokasi.

"Patuhi marka yang sudah ada, petugas pasti ada," imbuhnya.

Sebelumnya, Stasiun Tanah Abang pada Selasa (14/7/2020) sore ini terpantau sangat ramai oleh penumpang dan nampak sebagian penumpang sudah melupakan salah satu kewajiban protokol kesehatan, yakni jaga jarak.

Pantauan RRI pada sekitar pukul 17.50 WIB penumpukan antrean terjadi karena penumpang sangat ramai. Biasanya, pada sore hari antrean di Stasiun Tanah Abang dibagi dari 3 tahap.

Tahap pertama ada di luar stasiun, tahap kedua di dalam stasiun, dan tahap ketiga di atas stasiun. Namun, sore ini nampak berbeda.

Semua penumpang di cek suhunya pada awal tahap antrean, padahal biasanya pengecekan suhu dilakukan saat penumpang ingin memasuki stasiun atau saat pada tap in kartu. Nampak seorang petugas berkeliling mengecek suhu tubuh penumpang di luar stasiun.

Setelah di cek suhu tubuh, penumpang melewati antrean tahap kedua karena memang tidak ada petugas yang berjaga, nampak gerombolan penumpang berebut masuk ke atas stasiun. Akibatnya, terjadi penumpukan diatas stasiun, penumpukan terjadi karena escalator atau tangga berjalan terus berjalan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00