Ternyata Ini Bahayanya Handsanitizer Untuk Kesehatan

Ilustrasi.jpeg

KBRN, Jakarta: Di masa pandemi Covid-19 saat ini, para dokter kebanyakkan menganjurkan mencuci tangan dengan sabun disetiap kegiatan. Tetapi saat ini kita sering berada dalam situasi di mana kita harus menggunakan hand sanitizer.

Hal tersebut dikarenakan penggunaan pembersih tangan telah meningkat sangat banyak dalam enam bulan terakhir, kita harus benar-benar berhati-hati tentang apa yang digunakan sehingga tidak berbahaya.

Dikutip dari beberapa sumber, Sabtu (21/7/2020), berikut bahayanya handsanitizer dan bagaimana handsanitizer dapat mempengaruhi kesehatan dalam berbagai cara. Berikut ulasannya.

1. Mengandung triklosan, bukan alkohol

Dianjurkan untuk menggunakan pembersih tangan dengan setidaknya 60 persen alkohol agar efektif. Tetapi, beberapa pembersih yang tidak mengandung alkohol mengandung triklosan. Triklosan adalah agen antibakteri yang kuat dan digunakan dalam pestisida dan dapat dengan mudah diserap oleh kulit, yang dapat mempengaruhi fungsi tiroid dan merusak hati dan otot.

Jangan menggunakan pembersih tangan tepat sebelum makan

Banyak orang menggunakan pembersih tangan tepat sebelum makan sesuatu tanpa menyadari berapa banyak bahan kimia yang dikonsumsi ketika melakukannya. Pembersih tangan memiliki banyak bahan kimia dan sering menelannya dapat membahayakan kekebalan tubuh, terutama pada anak kecil.

Jika anak-anak mengonsumsi pembersih tangan dapat menyebabkan keracunan alkohol dan merusak sistem kekebalan tubuh. Kekebalan yang lemah membuat seseorang rentan terhadap penyakit.

2. Hindari pembersih tangan beraroma

Pembersih tangan beraroma berarti lebih banyak racun dan bahan kimia. Aroma sintetis mengandung bahan-bahan berbahaya yang merupakan pengganggu endokrin dan peniru hormon yang dapat mengubah perkembangan genetik.

3. Dapat menyebabkan luka bakar parah

Bukan hanya itu, pembersih tangan juga dapat menyebabkan kerusakan fisik. Alkohol pembersih tangan membuatnya sangat mudah terbakar. Jika menggunakan pembersih tangan dan mendekati api maka dapat menyebabkan luka bakar.

Insiden luka bakar telah dilaporkan karena penggunaan pembersih tangan. Bukan hanya itu, dilaporkan sebuah mobil terbakar karena pembersih tangan disimpan di dalamnya. Ini bisa terjadi ketika pembersih tangan yang disimpan di mobil tidak tertutup rapat. Uap dapat terus menumpuk di dalam mobil dan menjadikannya kamar gas. Percikan kecil di suatu tempat bisa menyebabkan kebakaran.

Jangan membersihkan masker dengan pembersih tangan

Banyak orang berpikir cara terbaik untuk membersihkan masker dengan mencelupkannya ke dalam cairan pembersih tangan tetapi ternyata tidak. Melakukan hal itu dapat menjebak uap sanitizer dalam masker dan ketika Anda memakai masker setelahnya, uap ini dapat menyebabkan mual dan muntah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00